Tragis..Memilukan..Balita Tewas di Galian Septic Tank

Minggu, 13 November 2016 – 05:44 WIB
Korban balita tewas di galian septic tank dibawa ke rumah duka. Foto: Polres Sorong for Radar Sorong.

jpnn.com - AIMAS - Nasib nahas menimpa TN (4). Bocah laki-laki ini ditemukan tewas setelah tenggelam di galian septic tank di belakang rumahnya, Jumat (11/11) siang.

Korban ditemukan sudah dalam kondisi tak bernyawa. Orang tuanya yang merupakan warga Kampung Warmon, Kokoda SP3, Kelurahan Maksubun, Distrik Mayamuk, Aimas, Papua Barat ini pun menangis sejadi-jadinya. Warga pun berdatangan ke rumah korban. Kabar itu juga dilaporkan ke pihak kepolisian.

BACA JUGA: Foto Kepsek di Facebook Picu Tawuran Tiga Sekolah

Informasi yang dihimpun Radar Sorong, kronologis tewasnya korban bermula saat korban TN dan kakaknya yang berumur lima tahun bermain hujan. Sekitar pukul 12.00 WIT, keduanya mandi di tengah hujan deras. Sedangkan orang tuanya berada di dalam rumah. 

Hujan deras yang mengguyur dalam waktu lama, membuat lubang yang rencananya akan dijadikan septic tank dipenuhi air. Air meluap hingga di bibir lubang tersebut.

BACA JUGA: Maling Ayam Naik ke Atap, Ayam Lepas, Tersangka Ditangkap

Diduga, korban yang sedang bermain mandi hujan di sekitar lokasi bersama kakaknya terpleset. Korban pun akhirnya terjatuh ke dalam lubang yang dalamnya diperkirakan kurang lebih dua meter. Karena lubang terlalu dalam, bocah tersebut tak bisa lagi naik. Korban diduga tewas di dalam lubang galin septic tank.

Satu jam kemudian, orang tua korban yang menaruh curiga, karena anaknya tak masuk ke dalam rumah mencarinya. Kaget, lantaran menemukan kakak korban yang sedang berada di sekitar lokasi lubang galin septic tank.

BACA JUGA: Menginap di Tegal, Warga Bogor Tewas di Kolong Tempat Tidur

Ditanya keberadaan adiknya, bocah itu dengan polosnya menjawab, jika adiknya tercebur dalam lubang. Terhentak dan rasa kalut, orangtua korban kemudian mendatangi lubang yang ditunjuk anaknya.

Di bibir lubang, dia melihat kaki korban di permukaan air yang menggenangi lubang. Dengan cepat orang tua korban menarik kaki anaknya. Sungguh memilukan, setelah kaki ditarik, dia mendapati anaknya sudah tidak bernyawa.

Kapolres Sorong AKBP Rudy Prasetyo membenarkan adanya laporan kejadian bocah tewas di lubang galian septic tank itu. Pihaknya sedang mengumpulkan data-data terkait laporan itu. Dugaan sementara, bocah laki-laki itu tenggelam karena terpeleset saat bermain hujan. 

“Jenazah korban saat ini masih disemayamkan di rumah duka sambil menunggu keluarga korban, untuk menentukan waktu pemakaman,” katanya. (nam/adk/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Potensial jadi Kawasan Wisata, Bandara Nusawiru Harus Dikembangkan


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler