Transmigrasi Meningkatkan Kesejahteraan dan Menciptakan Peradaban Baru di Tanah Harapan

Minggu, 13 Desember 2015 – 20:22 WIB
Menteri Desa, Pembangunan Daerah tertinggal dan Transmigrasi (DPDTT) Marwan Jafar. Foto : dok jpnn

jpnn.com - JAKARTA - Menteri Desa, Pembangunan Daerah tertinggal dan Transmigrasi (DPDTT) Marwan Jafar menegaskan, pandangan yang menilai program transmigrasi hanya memindahkan penduduk dari kota ke desa atau dari Pulau Jawa ke luar Pulau Jawa, sangat tidak tepat. Demikian juga pandangan yang menilai, masyarakat peserta program transmigrasi adalah mereka yang tidak mempunyai keterampilan atau kompetensi. 

Menurut Marwan, hakikat kebijakan dari program transmigrasi adalah untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga dan menciptakan peradaban baru di tanah harapan, melalui pembangunan pusa-pusat pertumbuhan baru. 

BACA JUGA: Aduh Bapak dan Ibu Guru, Kok Banyak Nasi Kotak Disia-siain

“Transmigrasi juga dalam rangka membuka kesempatan kerja dan peluang usaha dengan menggali dan mengelola potensi sumber daya kawasan transmigrasi, mengurangi kemiskinan, membuka lahan pangan dan perkebunan dan membentuk wirausaha mandiri,” ujar Marwan, Minggu (13/12).

Marwan mengakui di masa awal, masyarakat transmigran menghadapi berbagai tantangan. Namun berkat kegigihan, keuletan, dan juga semangat menancapkan sejarah di tanah harapan, akhirnya berbagai tantangan tersebut menjadi peluang dan kesempatan emas.

BACA JUGA: Tak Hadiri HUT PGRI, Ngapain Menteri Yuddy?

Karena itu, untuk lebih memasyarakatkan program transmigrasi serta membangkitkan kembali kepercayaan masyarakat terhadap program transmigrasi, Kementerian DPDTT kata Marwan, telah menggelar pagelaran wayang kulit di Kalibata, Sabtu (12/12) kemarin.

Dengan langkah ini diharapkan  dapat membawa pesan dan inspirasi tentang perjuangan masyarakat transmigran untuk meraih kesejahteraan. 

BACA JUGA: Begini Alasan Menteri Anies dan Jokowi Absen Pada Peringatan HUT PGRI

“Saya sampaikan mandat kepada Ki Dalang Gunadi Guno Suwignyo dan tim pendukung, untuk menyampaikan pesan melalui lakon yang dimainkan,” ujar Marwan.(gir/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pak Jokowi dan Menteri Anies Kok Kompak, Guru Kecewa Loh


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler