Tudingan Mendagri Diarahkan ke Menteri Rini?

Senin, 29 Juni 2015 – 18:46 WIB
Menteri BUMN Rini Soemarno. Foto: dok.JPNN

jpnn.com - JAKARTA -- Koordinator Barisan Rakyat Anti Korupsi dan Kriminalisasi (BRAKK) Hans Suta Widhya mengatakan pernyataan soal ada menteri yang menghina Presiden Joko Widodo mengarah telak kepada sosok Menteri BUMN Rini Soemarno.

“Memang hal ini menjadi pertanyaan kenapa setelah bertengkar dengan Megawati, sekarang Rini buat front dengan Presiden Jokowi, yang membuat marah menteri dalam negeri?” kata Hans di Jakarta, Senin (29/6).

BACA JUGA: Menghina Presiden? Rini Soemarno: Coba Tanya ke Yang Bicara

Pernyataan ini menanggapi Mendagri Tjahjo Kumolo yang menyebut bahwa ada menteri yang tidak pantas dan tidak etis, karena menghina Presiden.

Kabar itu langsung disambut oleh anggota DPR yang juga politisi PDIP Masinton Pasaribu yang membeberkan ciri-ciri menteri penghina Presiden yang dimaksud, yakni menteri di bawah koordinator menteri perekonomian, bukan dari partai politik, dan perempuan.

BACA JUGA: Tjahjo Kumolo: Hina Presiden, Hina Lambang Negara

Menurut Hans, persoalan Menteri Rini harus diselesaikan dengan cepat karena ini akan membuat pro dan kontra masyarakat, apalagi masyarakat tidak tahu persoalan sebenarnya.

Dia menambahkan, kondisi masyarakat sekarang terbelah sehingga emosi yang dikedepankan. Sementara di kabinet mulai banyak menteri yang dituding membangkang Presiden dan menganggap presiden tidak kapabel.

BACA JUGA: Buwas Antisipasi Anggota Main Mata dengan TSK Kasus Kondensat di Singapura

Sinyal dari mendagri sebaiknya ditanggapi serius, karena bila didiamkan friksi ini akan menghambat jalannya pemerintahan.

“Roda pemerintahan harus berjalan disiplin, dan presiden harus punya keputusan tegas dalam mengelola manajemen konflik,” katanya.

Hans menambahkan, tugas Presiden Jokowi berat. "Kalau ada menteri menganggap enteng Jokowi bahkan cenderung menghina seperti kata Pak Tjahjo, jelas-jelas harus dibereskan segera, apalagi pernyataan Pak Tjahjo tidak main-main," pungkasnya. (boy/jpnn)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Admin @triomacan Dituntut 7 dan 8 Tahun Penjara


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler