Tukar Tahanan dengan Gadis yang Diculik

Selasa, 13 Mei 2014 – 06:19 WIB

LAGOS - Setelah dunia heboh mencari siswi Nigeria yang diculik Boko Haram, kelompok separatis itu malah unjuk diri. Tidak secara langsung, namun melalui sebuah video berdurasi 27 menit.
 
Video itu didapat kantor berita AFP dan dirilis ke publik kemarin. Tidak diketahui kapan video tersebut dibuat. Apakah baru-baru ini atau sudah lama. Yang jelas, kualitas gambarnya jauh lebih bagus daripada video pertama beberapa waktu lalu yang menyatakan bahwa Boko Haram akan menjual gadis-gadis yang mereka culik.
 
Dalam video tersebut, pemimpin Boko Haram Abubakar Shekau tampil lebih dulu selama 17 menit dengan membawa senjata.

Dia menyatakan akan menunjukkan tempat penyanderaan gadis-gadis tersebut asalkan pemerintah mau membebaskan saudara-saudara sesama militan Boko Haram yang telah ditangkap. Para militan itu telah ditahan lebih dari lima tahun.
 
Shekau mengancam tidak akan membebaskan para gadis tersebut jika keinginannya tidak dipenuhi. "Kami tidak akan pernah membebaskan mereka (para gadis yang diculik) sebelum kalian membebaskan saudara-saudara kami," tegasnya.
 
Dalam video tersebut, Shekau juga menyebutkan bahwa seluruh gadis tersebut telah berpindah agama ke Islam dan menjadi mualaf. "Gadis-gadis ini, gadis-gadis inikah yang menyibukkan kalian? Kami memang telah membebaskan mereka. Kami telah membebaskan mereka. Tahukah kalian bahwa kami telah membebaskan mereka? Gadis-gadis ini telah menjadi muslim," ujar Shekau.
 
Setelah berbicara, video memperlihatkan 130 gadis yang diculik. Mereka semua mengenakan baju panjang lengkap dengan hijab. Ada yang berwarna hitam, ada pula yang abu-abu. Mereka duduk di tanah dengan latar pepohonan. Sebagian gadis itu membaca Alquran.
 
Ada tiga gadis yang berkesempatan berbicara dalam video tersebut. Dua orang menyatakan diri sebagai kristiani yang kini menjadi mualaf dan seorang lainnya memang muslim. Satu di antara tiga gadis tersebut mengungkapkan bahwa mereka sama sekali tidak disakiti selama diculik. Gadis-gadis lain yang tampak duduk juga terlihat tenang, tidak terlihat takut.
 
Shekau juga menegaskan bahwa dirinya memang bertanggung jawab atas penculikan siswi di asrama sebuah sekolah di Kota Chibok, 14 April lalu. Wilayah itu memang didominasi warga Kristen. Sejatinya ada 276 gadis yang diculik. Namun, sebagian telah dibebaskan. Kini gadis yang masih ditahan Boko Haram mencapai 233 orang.
 
Pada awal terjadinya penculikan, Presiden Nigeria Goodluck Jonathan sempat tidak mau menerima bantuan dari pihak asing. Namun, begitu gadis-gadis yang diculik tersebut tidak kunjung ditemukan dan menjadi perhatian dunia, dia berubah pikiran.
 
Kini tim pencari dari Prancis, Tiongkok, Israel, AS, dan Inggris bekerja sama untuk menemukan lokasi penculikan. Pemerintah Nigeria sampai menawarkan hadiah bagi orang yang bisa memberikan informasi tentang lokasi penyekapan para gadis itu. (AFP/BBC/sha/c5/tia)

BACA JUGA: Dijual USD 580 Ribu, Winchester 1910 Jadi Motor Termahal Dunia

BACA ARTIKEL LAINNYA... PBB Bahas Robot Pembunuh dalam Perang


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler