Tunggu Vaksin dari Pusat untuk Calon Haji

Rabu, 09 Juli 2014 – 03:46 WIB

jpnn.com - PALEMBANG - Jemaah Calon Haji (JCH) akan berangkat sekitar 01 September mendatang, hingga kini belum mendapatkan pemeriksaan kesehatan kedua. Soalnya, sekarang Dinas Kesehatan Palembang masih menunggu datangnya vaksin meningitis dari pusat.

 “Setiap JCH wajib melakukan vaksin meningitis. Vaksin ini diberikan pada pemeriksaan kedua. Namun, sampai sekarang vaksin meningitis belum kita dapatkan dari pusat, maka pemeriksaan pun belum dilakukan," katanya, Selasa (8/7).

BACA JUGA: BPOM Sita Kosmetik Ilegal Senilai Rp200 Juta

Dikatakannya, Dinkes Palembang akan menunggu hingga 4 Agustus mendatang. Namun, jika vaksin belum didapatkan, Dinkes tetap akan melakukan pemeriksaan kesehatan

"Jemaah ini direncanakan akan berangkat tanggal 01 September dan 31 Agustus kloter pertama masuk ke asrama haji. Sepuluh hari sebelum berangkat JCH harus sudah mendapatkan vaksin meningitis," jelasnya.

BACA JUGA: Banjir Selutut Orang Dewasa

Selain diwajibkan untuk vaksinasi meningitis, sambung dia, JCH dianjurkan untuk suntik vaksinasi  influenza dan pneumo 23.

"Pemeriksaan kesehatan tetap dilakukan di 5 puskesmas, yakni Merdeka, Dempo, Pembina, Sekip dan Sematang Borang, baik jemaah reguler maupun plus vaksinasi. JCH juga akan mendapatkan pemeriksaan seputar kesehatannya,” ulasnya.

BACA JUGA: Sudah Duda Ngakunya Perjaka

Bahkan, sebelum mereka berangkat akan dilakukan pembinaan tentang penyakitnya, dan disana juga diawasi. “Ada empat kriteria dari hasil pemeriksaan kesehatan tersebut yakni sehat, pengawasan, observasi, dan tunda," imbuhnya.

Tahun lalu, tambah dia, JCH paling banyak menderita hipertensi sekitar 23,48 persen dan rata-rata setiap tahunnya mendominasi, dan biasanya diidap oleh usia pra lansia ke atas.

"JCH risti (resiko tinggi) tiap tahunnya, maka dari itu wajib periksa kesehatan. CJH risti biasanya berciri-ciri mempunyai penyakit kronis dan lansia. Tahun 2010 58,2 persen, tahun 2011 47,1 persen, tahun 2012 70,7 persen, dan tahun 2013 74,2 persen," ujarnya. (ika)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Waspadai Serangan Fajar, 1.500 Prajurit TNI Disebar


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler