Telah beredar rekaman yang menunjukkan seorang turis China didorong dari belakang oleh seorng pengawal kerajaan Inggris yang sedang melakukan tugas di Windsor Castle.

Windsor Castle terletak sekitar 35 km dari ibukota Inggris London dan menjadi tempat bagi pernikahan Pangeran Harry dan Megan Markle baru-baru ini.

BACA JUGA: Imran Khan Diperkirakan Akan Menjadi PM Pakistan Yang Baru

Turis perempuan tersebut sedang berdiri di bagian dalam tali pengaman yan biasanya digunakan untuk menandakan bagian mana yang boleh ditempati ketika kemudian seorang pengawal berjalan dari belakang. Video: Queen's Royal Guard pushes a female tourist (Indonesian)

BACA JUGA: Tips Memulai Pertemanan Baru di Lingkungan Baru

Turis tersebut tampaknya berdiri agar difoto di saat pengawal dari resimen Queen's Guard berjalan tanpa mengindahkan perempuan tersebut, dan kemudian turis tersebut hampir terjatuh.

Perempuan ini berteriak terkejut, namun pengawal itu terus melakukan langkahnya tanpa menunjukkan reaksi apapun.

BACA JUGA: Selandia Baru Desak Australia Ganti Bendera Nasional

Queen's Guard ini yang dikenal karena seragam merah dan topi dari bulu beruang memang ditugaskan untuk menjaga berbagai kediaman milik keluarga kerajaan Inggris.

Insiden itu menimbulkan banyak perdebatan di sosial media, mengenai siapa yang salah dalam peristiwa tersebut dan juga mengenai asal turis perempuan itu.

Rekaman itu banyak beredar di media sosial China Weibo, namun diperkirakan sebelumnya sudah banyak disebarkan lewat WeChat atau WhatsApp.

Sebagai bagian dari postingan tersebut, ada tulisan hashtag #???????????, yang terjemahannya adalah "melewati batas yang diperbolehkan, berfoto, dan didorong oleh Royal Guard.

Postingan itu mendapat ribuan komentar.

Tim Hague, seorang presenter BBC Inggris menulis di Weibo bahwa tugas Royal Guard adalah melindungi keluarga kerajaan Inggris.

"Tali itu adalah untuk menjadi tanda bahwa kita tidak boleh melewatinya, dan bila anda melakukanya, maka pengawal memiliki hak untuk menentukan apakah anda merupakan bahaya bagi tempat yang mereka kawal." katanya.

"Mereka diijinkan menggunakan senjata dalam situasi seperti ni. Mendorong bisa dilihat sebagai cara yang paling lunak untuk menyelesaikan masalah seperti ini."

Masih belum jelas kapan rekaman itu dibuat.

Lihat beritanya dalam bahasa Inggris di sini

BACA ARTIKEL LAINNYA... Mengenal John Russell, Seniman Australia Sahabat Van Gogh

Berita Terkait