Turki Rilis 9 Lembaga Pendidikan di Indonesia terkait Terorisme

Jumat, 29 Juli 2016 – 07:45 WIB
Recep Tayyip Erdogan. Foto: AFP

jpnn.com - JAKARTA - Dampak bersih-bersih di pemerintahan Turki usai kudeta gagal 15 Juli lalu, menjalar ke luar negeri, termasuk ke Indonesia.

Pemerintahan yang dipimpin oleh Presiden Recep Tayyip Erdogan itu menilai, sembilan lembaga pendidikan yang tersebar di berbagai kota di Indonesia terkait dengan Organisasi Teroris Fethullah (FETO), cap yang disematkan pemerintah Erdogan kepada dalang kudeta kemarin.

BACA JUGA: Erdogan Tangkap Puluhan Wartawan, Tutup Paksa 131 Media

Seperti dilansir dari situs resmi Embassy of the Republic of Turkey di Jakarta, Turki menyebut  sembilan sekolah tersebut terkait dengan organisasi teroris versi pemerintah Turki.

"Kami telah lama mengungkapkan keprihatinan kami tentang kegiatan kegiatan organisasi teroris FETO di Indonesia," bunyi pernyataan tersebut.

BACA JUGA: Wah Wah Wah, Erdogan Tutup 131 Media

Kesembilan lembaga pendididikan tersebut adalah: Pribadi Bilingual Boarding School yang berada di Depok,  dan Pribadi Bilingual Boarding School di Bandung. 

Lalu, Kharisma Bangsa Bilingual Boarding School di Tangerang Selatan. Semesta Bilingual Boarding School di Semarang, dan Kesatuan Bangsa Bilingual Boarding School di Yogyakarta.

BACA JUGA: Ckckck... Pria Ini Bersihkan Gigi Buaya dengan Sikat Gigi

Kemudian, Sragen Bilingual Boarding School di Sragen. Fatih Boy’s School di Aceh dan Fatih Girl’s School di Aceh. Serta, Banua Bilingual Boarding School di Kalimantan Selatan. 

"Mohon dicatat bahwa, menurut informasi yang kami terima dari Kementerian Agama, kementerian juga telah mengirimkan surat resmi kepada Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta di Ciputat, Jakarta Selatan dan memerintahkan penutupan podium Gullen mereka beberapa waktu lalu," imbuh pernyataan tersebut.

Turki juga mengapresiasi sejumlah negara yang sudah mau bekerja sama untuk menutup sekolah-sekolah yang terkait dengan FETO, seperti di  Jordan , Azerbaijan , Somalia, dan Niger. Sementara Republik Siprus Utara sudah memasukkan FETO sebagai organisasi teroris.

"Kami menghargai solidaritas negara-negara tersebut. Dan sebagai mitra strategis, kami berharap dan mengandalkan dukungan dari pemerintah Indonesia dalam perjuangan kami melawan organisasi teroris FETO," tutup pernyataan resmi tersebut. (adk/jpnn)

9 Lembaga Pendidikan di Indonesia yang disebut Turki terkiat FETO

1) Pribadi Bilingual Boarding School, Depok
2) Pribadi Bilingual Boarding School, Bandung
3) Kharisma Bangsa Bilingual Boarding School, Tangerang Selatan
4) Semesta Bilingual Boarding School, Semarang
5) Kesatuan Bangsa Bilingual Boarding School, Jogjakarta
6) Sragen Bilingual Boarding School, Sragen
7) Fatih Boy’s School, Aceh
8) Fatih Girl’s School, Aceh
9) Banua Bilingual Boarding School, Kalimantan Selatan 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kucing-kucing Ini Jagain Tempat Pembuatan Bir dari Serangan Tikus


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler