Turut Cegah Anak Bekerja, Danone Indonesia Raih Penghargaan dari KemenPPPA

Kamis, 24 Juni 2021 – 22:03 WIB
Danone Indonesia meraih penghargaan dari KemenPPPA. Foto tangkapan layar

jpnn.com, JAKARTA - KemenPPPA bekerjasama dengan Bappenas, Kementerian Ketenagakerjaan, YSTC Indonesia, dan PAACLA melakukan penilaian dan memberikan penghargaan kepada 17 pemerintah daerah dan lembaga, yang menunjukkan komitmen dalam upaya penurunan pekerja anak.

Danone Indonesia merupakan salah satu dari perwakilan dunia usaha, perwakilan lembaga masyarakat, desa inovatif, dan pemerintah daerah yang mendapatkan apresiasi ini.

BACA JUGA: Arumi Bachsin: Siapa Lagi yang Dampingi Kalau Bukan Saya

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak I Gusti Bintang Darmawati memberikan penghargaan kepada Danone Indonesia, yang diwakili oleh VP General Secretary Danone Indonesia, Vera Galuh Sugijanto.

Penghargaan itu diberikan sebagai salah satu perusahaan dan organisasi yang turut berkomitmen dan melakukan berbagai inisiatif dalam menanggulangi isu pekerja anak.

BACA JUGA: Perkuat Layanan Warung Pangan, BGR Logistics Gandeng TaniHub Group

Vera menyampaikan rasa terima kasih terhadap penghargaan yang diberikan kepada perusahaan.

"Melalui visi One Planet One Health, Danone Indonesia berkomitmen terhadap kesehatan anak, termasuk perlindungan hak anak. Dalam praktek bisnis, kami mewujudkan komitmen tersebut melalui peraturan perusahaan yang melarang mempekerjakan pekerja di bawah 18 tahun," tutur Vera.

BACA JUGA: Pengemudi Ojol: PPKM Mikro Lebih Baik dari PSBB

Selain itu, saat ini Danone Indonesia juga aktif dan menjadi anggota dari Asosiasi Pengusaha Sahabat Anak Indonesia/ APSAI.

Tidak hanya lewat peraturan perusahaan, Danone Indonesia juga mewujudkan komitmen tersebut melalui salah satu inisiatif keberlanjutannya.

“Kami bekerjasama dengan LSM Jarak dan Veolia Services Indonesia mengembangkan proyek Inclusive Recycling Indonesia yang bertujuan untuk membangun ekosistem daur ulang yang inklusif dengan memberdayakan dan memberikan pelatihan serta akses kesehatan bagi para pemulung dan fasilitas pengumpulan sampah, sehingga mereka dapat meningkatkan taraf hidup secara sosial dan ekonomi," serunya.

Program ini telah menjangkau lebih dari 1.100 pemulung dan memberikan pelatihan di 10 kota/kabupaten di Indonesia. Terkait komitmen pencegahan pekerja anak.

"Pada program ini, kami juga tidak memperbolehkan adanya pekerja anak di sepanjang rantai pasok pengumpulan botol bekas kami tersebut," seru Vera.

Selain Danone Indonesia, terdapat lima dunia usaha, enam lembaga masyarakat, dua desa inovatif, dan dua pemerintah daerah yang menerima menghargaan yang sama.

Diharapkan, penghargaan ini mampu memotivasi lebih banyak pihak untuk menciptakan sinergi dalam upaya memberantas pekerja anak di Indonesia.(chi/jpnn)


Redaktur & Reporter : Yessy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler