Twitter Bakal Hilangkan Tombol Like

Selasa, 30 Oktober 2018 – 11:33 WIB
Aplikasi Twitter di AppStore. Foto: Ayatollah Antoni/JPNN

jpnn.com - Penyedia media sosial Twitter dikabarkan akan menghilangkan ikon berbentuk hati. Tujuannya adalah meningkatkan kualitas perdebatan di platform mikroblog itu.

Laman Phone Arena yang mengutip Telegraph, Selasa (30/10) mengabarkan, CEO Twitter Jack Dorsey dalam sebuah acara mengungkapkan, dirinya bukanlah penyuka tombol berbentuk hati. Karena itu, Twitter akan segera menghapusnya.

BACA JUGA: Ketika Twitter dan Facebook Abaikan Gejala Teror

Tombol berbentuk hati dipakai sejak 2015, menggantikan fitur 'favorit' berbentuk bintang yang berfungsi sama, yakni menyukai kicauan di Twitter. Rencana menghapus tombol ‘like’ rupanya mendapatkan respons negatif karena aktivitas menyukai merupakan salah satu fungsi media sosial mana pun.

Twitter memiliki pertimbangan sendiri mengenai rencana meghapus tombol 'like' yang mereka anggap sebagai penyebab utama ketergantungan para penggunanya atas media sosial bersimbol burung itu.

BACA JUGA: Tagar Ikut Kiai Trending Topic Twitter demi KH Ma’ruf Amin

Tombol 'like' dianggap sebagai simbol pengakuan dari orang lain. Pengguna Twitter yang sudah ketergantungan akan menghapus unggahan jika tidak mendapatkan banyak 'like' dari para followers.

Dalam upaya mengubah itu, Twitter pada awal tahun ini telah membuat fitur  'bookmark' agar penggunanya bisa menyimpan kicauan secara privat. Langkah itu disebut sebagai salah satu cara Twitter untuk mengganti sistem ‘like’ di dunia maya.

BACA JUGA: Hehehe... Kicauan Nikita Mirzani Permalukan Fadli Zon

Seorang juru bicara Twitter mengatakan, perusahaan penyedia media sosial yang bermarkas di San Francisco itu sedang mencoba  bereksperimen dan mempertimbangkan berbagai kemungkinan perubahan untuk memastikan percakapan yang sehat. Sayang, belum ada konfirmasi tentang kapan perubahan itu akan dilakukan.(mg9/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ratna Sarumpaet Bohong, Rizal Ramli Hapus Cuitan di Twitter?


Redaktur & Reporter : Dedi Sofian

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler