Ubaya dan Unesa Berbagi Gelar di LIMA Futsal EJC Season 7

Selasa, 26 November 2019 – 02:10 WIB
Laga LIMA Futsal: McDonald’s East Java Conference (EJC) Season 7. Foto: LIMA

jpnn.com, MALANG - Tim putra  Universitas Surabaya (Ubaya) berhasil meraih gelar juara LIMA Futsal: McDonald’s East Java Conference (EJC) Season 7.

Gelar itu direngkuh setelah mereka sukses menundukkan  Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya dengan skor 1-0 di Sport Center UIN Maulana Malik Ibrahim, Malang, Minggu (24/11).

BACA JUGA: UNY Kawinkan Gelar LIMA Futsal CJYC

Duel sesama tim kota pahlawan ini  awalnya berlangsung datar. Mereka sama-sama masih membaca peluang dan kelemahan masing-masingnya. Hasilnya, baru pada menit kesepuluh peluang itu tercipta bagi Ubaya.

Namun. kesempatan tersebut gagal dimanfaatkan secara maksimal oleh kapten tim Richard Arbed Andersen.

BACA JUGA: Politani Samarinda Rebut Tiket LIMA Futsal Final Nationals

Kondisi sama itu berlangsung nyaris sepanjang laga sehingga tak satu pun gol yang tercipta pada babak ini.

Ubaya baru sukses mencetak gol pada menit ke-24. Sang kapten, Richard Arbed Andersen, mampu memaksimalkan dengan baik umpan terobosan dari Singgih Rohmana Jati.

UINSA hampir menyamakan kedudukan pada menit ke-31. Namun, tembakan mendatar Achmad Nurkholis masih melebar dari gawang Ubaya.

UINSA menerapkan taktik powerplay pada menit ke-39. Akan tetapi, usaha tersebut tidak mengubah skor. Kedudukan akhir tetap 1-0 untuk kemenangan Ubaya.

“Kami sangat terkejut dengan hasil ini. Kami berhasil menjadi juara di East Java Conference musim ini dengan tim yang diisi oleh mahasiswa baru karena beberapa pemain lama sudah lulus,” kata pelatih Universitas Surabaya Marthin Setiabudi.

Sementara itu, Pelatih Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya Sai Dong mengatakan, timnya belum terbentuk menjadi sebuah tim yang kompak.

Menurut dia, Para pemain masih mengandalkan kemampuan individual masing-masing.

“Ini adalah sebuah pekerjaan rumah bagi saya sebagai pelatih untuk membentuk sebuah tim yang kompak. Akan tetapi, saya sangat bangga kepada para pemain karena telah membawa nama baik kampus ke LIMA Futsal Nationals Season 7 untuk pertama kalinya,” ujarnya.

Dengan hasil ini Ubaya  ang keluar sebagai juara bersama Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya yang menempati posisi runner-up LIMA Futsal: McDonald’s East Java Conference Season 7 serta tim peringkat tiga Universitas Islam Kadiri  berhak maju ke LIMA Futsal Nationals Season 7.

Dari sektor putri,  Universitas Negeri Surabaya (Unesa) berhasil merebut sukses ganda sebagai juara sekaligus satu-satunya wakil sektor putri untuk tampil final National.

Hal itu diperoleh setelah pada pertandingan terakhir Unesa sukses  berhasil mengalahkan menundukkan  Universitas Brawijaya Manag dengan skor 2-0.

Kemenangan tersebut sekaligus juga mengubur ambisi juara bertahan Univesitas Negeri Malang untuk maju ke final nasional

Unesa berusaha untuk unggul terlebih dahulu. Namun, UB memperlihatkan pertahanan yang baik sehingga Unair sulit untuk mencetak gol.

Kedua tim masih sama kuat akhir babak pertama. Setelah tanpa gol pada babak pertama, usaha Unesa untuk mencetak gol membuahkan hasil. Pada menit ke-28, student athlete Unesa Izha Lely Siswanti berhasil menyarangkan bola ke gawang UB setelah mendapatkan umpan dari Nabila Fitriyah.

Pada menit ke-33, Unesa kembali mencetak gol. Umpan jauh Dianita Ajeng Astiwi berhasil dimaksimalkan dengan baik oleh Nabilah Fitriyah untuk menambah keunggulan Unesa.

UB berusaha untuk mengejar keunggulan lawan. Akan tetapi, Unesa menampilkan pertahanan yang baik sehingga UB berkesulitan untuk mencetak gol. Skor 2-0 untuk kemenangan Unesa tetap bertahan hingga akhir pertandingan.

“Para pemain terlihat lebih tenang dan menikmati pertandingan sehingga kami meraih poin penuh dan mengamankan posisi puncak klasemen. Menurut saya, para pemain mengalami perkembangan di pertandingan hari ini,” ujar pelatih Unesa, Mochamad Ridwan.

Pada pertandingan sebelumnya, sang juara bertahan, Universitas Negeri Malang (UM) meraih kemenangan atas Universitas Airlangga (Unair) Surabaya dengan skor 3-0.

Gol dicetak oleh Risma Wardani pada menit kedua dan Resty Dona Rahayu pada menit keempat dan 33. Meskipun mengalami kekalahan, pelatih Unair Rizki Febrianto sangat bangga dengan perjuangan para pemain untuk bisa membanggakan nama baik kampus di LIMA Futsal.

“Para pemain tampil tidak konsisten performa di turnamen ini. Ini akan menjadi pekerjaan saya sebagai pelatih untuk membuat performa para pemain stabil. Meskipun kami belum mengoleksi poin di turnamen ini, saya tetap bangga dengan para pemain,” ujarnya.

Dengan hasil ini, tim putri Unesa menjadi juara Pul Putri diikuti oleh UM berada di posisi runner-up klasemen dengan torehan sembilan poin serta  UB yang harus rela berada di posisi ketiga. Sementara Unair berada di dasar klasemen.

LIMA Futsal Nationals Season 7  akan berlangsung  pada 27 November-6 Desember mendatang di Sport Center UIN Maulana Malik Ibrahim, Malang. (jos/jpnn)


Redaktur & Reporter : Ragil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler