Uchok Sky: Ada yang Aneh dalam Lelang Konsumsi Jemaah Haji

Kamis, 15 September 2016 – 08:19 WIB
Direktur Center For Budget Analysis (CBA), Uchok Sky Khadafi. Foto: dok jpnn

jpnn.com - JAKARTA - Direktur Center For Budget Analysis (CBA), Uchok Sky Khadafi menduga telah terjadi keanehan dalam lelang konsumsi jemaah haji di sejumlah embarkasi di Indonesia. Keanehan tersebut menurut Uchok setidaknya terjadi pada musim haji tahun 2016 dan 2015.

Pada tahun 2016 menurut Uchok, Kementerian Agama melakukan lelang pengadaan konsumsi jamaah haji melalui kantor wilayah di Sumatera Selatan, Sumatera Utara, Lampung, Aceh, Riau, DKI Jakarta, Banjarmasin, Jawa Timur, Sumatera Barat, Jawa Barat, Lombok, dan Balikpapan. Total harga prakiraan sementara sebesar Rp 18.464.011.210,-

BACA JUGA: Taufik Akui DPRD Minta Kontribusi Tambahan Dihapus dari Perda

Kemudian, pada tahun 2015 lanjutnya, Kementerian agama melalui Kanwil juga melakukan hal yang sama untuk embarkasi yang sama dengan total harga persaingan sementara sebesar Rp 14.632.635.800,-

"Keanehannya itu, pemenang tender pengadaan konsumsi haji di sejumlah embarkasi tersebut adalah perusahaan yang sama," kata Uchok, kepada wartawan di Jakarta, Rabu (14/9).

BACA JUGA: Presiden Sudah Perintahkan Tembak, tapi...Para Petinggi TNI AL pun Panik

Dari data yang diperoleh CBA ujar Uchok, semua perusahaan pemenang lelang konsumsi adalah yang mengajukan penawaran tertinggi. "Untuk itu, saya minta DPR segera memanggil menteri agama, minta penjelasan tentang pemenang lelang pengadaan konsumsi oleh perusahaan yang itu-itu saja," pintanya.

Selain itu, dia juga mempertanyakan sumber anggaran konsumsi jemaah haji di setiap embarkasi muncul di APBN dan APBD. "Seharusnya, tidak usah ganda seperti itu. Cukup diambil dari ongkos jemahan haji yang terbilang mahal. Jangan mengakal-akalinya dari APBN dan APBD," pungkasnya.(fas/jpnn)

BACA JUGA: Penting! Aturan Baru dari BPJS Kesehatan

BACA ARTIKEL LAINNYA... Duh…Bank Daerah Ternyata Sibuk Beri Kredit untuk PNS dan DPRD


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler