Uki Eks Noah Sebut Musik Haram, Rhoma Irama Beri Penjelasan Begini

Jumat, 30 Juli 2021 – 11:27 WIB
Rhoma Irama. Foto: Firda Junita/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Mantan personel band NOAH, Uki membuat heboh dunia maya yang menyebut musik haram dan pintu pembuka maksiat.

Pemilik nama asli Mohammad Kautsar Hikmat itu juga menyarankan agar industri musik di tanah air untuk ditutup.

BACA JUGA: Reaksi Rhoma Irama Ditanya soal Isu Pernah Pacari Elvy Sukaeasih

Namun, pernyataan raja dangdut Rhoma Irama sebaliknya. Dia menyebut musik bisa menjadi salah satu sarana berdakwah.

"Dahulu zaman Nabi Muhammad SAW, enggak ada televisi. Begitu ada TV media ini digunakan untuk berdakwah. Begitu juga musik," kata Rhoma dalam video di kanal Indosiar di YouTube.

BACA JUGA: Begini Respons Gus Miftah Soal Pernyataan Uki Eks NOAH yang Menyebut Musik itu Haram

Ayah Ridho Rhoma itu mengatakan bahwa musik bisa menjadi haram apabila mengakibatkan manusia itu berbuat maksiat.

"Musik bisa membawa kemaslahatan ketika bisa membawa kita kembali pada Allah," ujar Rhoma.

BACA JUGA: Uki Eks NOAH Sebut Musik Haram dan Pintu Maksiat, Gus Miftah Beri Tanggapan, Lugas

Dia lantas mencontokan manusia di belakang senjata orang beriman yang tidak akan menembak sembarangan.

"Begitu juga gitar atau pisau itu tergantung siapa yang memegangnya," tuturnya.

Pesohor kelahiran 11 Desember 1946 itu menegaskan bahwa musik tidak haram justru bisa menjadi media berdakwah. 

"Musik itu bisa dijadikan sebagai media komunikasi, edukasi bahkan berdakwah," ujarnya.

Dia juga mengungkapkan bagaimana membuat sebuah lagu dan musik bisa menjadi media berdakwah.

"Lagu itu harus alim, melodi, aransemen, beatnya juga harus harmoni yang punya power. Tetapi ada syarat lain, pembawanya juga harus kosekuen dengan lirik yang diciptakan," katanya. (jlo/jpnn)


Redaktur & Reporter : Djainab Natalia Saroh

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler