Umat Katolik Gelar Konfernas Tentang Revitalisasi Pancasila

Sabtu, 05 Agustus 2017 – 19:25 WIB
Konferensi Waligereja Indonesia. ILUSTRASI. Foto: Dok. KWI

jpnn.com, JAKARTA - Ide dasar penyelenggaraan Konferensi Nasional (Konfernas) Umat Katolik Indonesia mengenai Revitalisasi Pancasila adalah berangkat dari pemikiran bahwa negara kita banyak mengalami hambatan, tantangan, gangguan terhadap ideologi Pancasila. Pancasila sudah kita percayai bersama menjadi jalan hidup dan kesepatan untuk bersama-sama mencapai tujuan nasional.

Hal itu disampaikan Ketua Panitia Konferensi Nasional Umat Katolik, Muliawan Margadana di sela-sela persiapan Panitia Konfernas di Kampus Universitas Atma Jaya Jakarta, Sabtu (5/8).

BACA JUGA: Atma Jaya Jakarta Tuan Rumah Konfernas Umat Katolik Indonesia

Menurut Muliawan, umat Katolik sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari bangsa Indonesia juga turut berkontribusi di dalam membangun dan mengisi kemerdekaan. Termasuk menyiapkan serta juga menjadi bagian dalam perjuangan kemerdekaan.

“Umat Katolik Indonesia merasa terpanggil untuk memberikan kontribusi terhadap pemantapan ideologi (Pancasila) ini bagi bangsa kita kedepan khususnya bagi generasi muda dan sistem pemerintahan maupun sistem politik, sistem berbangsa, bernegara dan bermasyarakat,” tegas Muliawan.

BACA JUGA: Dukung Perppu Ormas, FSB dan DKM se-Jakut Keluarkan 6 Sikap

Lebih lanjut, Muliawan menjelaskan Konfernas Umat Katolik yang digelar di Kampus Universitas Atma Jaya Jakarta, Sabtu 12 Agustus 2017 akan menghadirkan narasumber dari tokoh-tokoh pemikir, pelaksana regulator khususnya umat Katolik untuk memberikan sumbangsih pemikirannya.

Muliawan juga menyebutkan Muliawan, empat Univeristas Katolik yakni Univeritas Katolik Atma Jaya Jakarta, Universitas Atma Jaya Yogyakarta, Universitas Soegyapranoto Semarang dan Universitas ParahyanganBandung, akan menyampaikan naskah-naskah akademik tentang penghayatan dan pengamalan Pancasila. “Jadi tidak hanya dalam bentuk teori tetapi juga hal-hal yang bisa dijalankan semestinya,” ujarnya.

BACA JUGA: Panglima TNI: Pancasila Tidak Boleh Diubah

Ia menambahkan peserta Konfernas akan dihadiri sekitar 300 peserta dari seluruh Indonesia yakni tokoh-tokoh pemikir dari ujung timur Papua sampai Aceh. Selain itu, tiga menteri juga akan hadir yakni Menteri Pertahanan Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu, Menteri ESDM Ignasius Jonan selaku tokoh Katolik dan Menkominfo Rudiantara.

Acara nantinya akan dibuka oleh Sekretaris Jenderal Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), Mgr Antonius Subianto Bunyamin OSC dan akan ditutup oleh Ketua Komisi Kerawam KWI, Mgr. Vincentius Sensi Potokota, Pr.

Dalam kesempatan itu, Muliawan menjelaskan Konfernas ini diselenggarakan oleh Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) dan didukung semua elemen Katolik se-Indonesia termasuk Organisasi Kemasyarakatan Katolik seperti Ikatan Sarjana Katolik Indonesia (ISKA), Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI), Pemuda Katolik (PK), Perhimpunan Mahasiswa Katolik Indonesia (PMKRI), Forum Masyarakat Katolik Indonesia (FMKI), Universitas Katolik seperti Universitas Katolik Parahyangan, Universitas Katolik Atma Jaya Indonesia Jakarta, Universitas Katolik Atma Jaya Yogyakarta, Universitas Katolik Soegiyopranoto, Keuskupan dan para tokoh.(fri/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ingat, Ini Pesan Pak Menhan untuk Mahasiswa Baru


Redaktur & Reporter : Friederich

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler