UMNO Mulai Bermanuver, Malaysia Kembali di Ambang Kekacauan Politik

Rabu, 14 Oktober 2020 – 07:47 WIB
Bendera Malaysia. Foto: YouTube

jpnn.com, KUALA LUMPUR - United Malays National Organisation (UMNO) tengah mempertimbangkan untuk menarik diri dari koalisi Perikatan Nasional (PN). Jika ini terjadi, Malaysia berpotensi terjerumus ke dalam krisis politik baru.

"UMNO sedang mempertimbangkan untuk menarik dukungannya terhadap PN dan akan memberikan syarat baru kepada pemerintah PN untuk melanjutkan kerja sama politik, melalui kesepakatan tertulis yang akan dilakukan secepatnya," kata Sekretaris Jenderal UMNO, Datuk Seri Ahmad Maslan di Kuala Lumpur, Selasa (13/10).

BACA JUGA: Takut COVID-19, Singapura Perketat Aturan Bagi Pelancong Malaysia

Keputusan itu diambil pada pertemuan Biro Politik UMNO yang berlangsung di Putra World Trade Center Kuala Lumpur pada hari yang sama.

PN saat ini dipimpin oleh Perdana Menteri Tan Sri Muhyiddin Yassin yang juga Presiden Partai Bersatu.

BACA JUGA: COVID-19 Makin Beringas, Begini Kondisi Terkini Malaysia

UMNO akan mengusulkan agar aliansinya dengan Partai Islam se-Malaysia (PAS) dalam Muafakat Nasional didaftarkan sebagai gabungan politik yang sah.

"UMNO akan terus berjuang demi kepentingan rakyat untuk memastikan pandemi COVID-19 dapat ditangani pemerintah," katanya.

BACA JUGA: Malaysia Tak Mampu Membendung COVID-19 di Penjara, Ribuan Napi Jadi Korban

Pada pagi hari pemimpin partai oposisi Datuk Seri Anwar Ibrahim telah menghadap Raja Malaysia atau Yang di-Pertuan Agong dan menyatakan mendapatkan dukungan 120 lebih anggota parlemen untuk membentuk pemerintahan baru. (ant/dil/jpnn)


Redaktur & Reporter : Adil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler