Unggulan Indonesia Berguguran

Minggu, 04 Desember 2011 – 00:55 WIB

MAKAU - Status unggulan ternyata tak membantu para pebulutangkis Indonesia untuk mendapatkan hasil baik di Makau Grand Prix Gold 2011Buktinya, Indonesia kehilangan empat wakilnya dalam babak perempat final kejuaraan yang digeber di Cotai Arena, Makau, Sabtu  (3/12)

BACA JUGA: Undian Ringan Juara Bertahan



Duka Indonesia dimulai saat ganda putri unggulan keempat Meiliana Jauhari/ Greysia Polii dikandaskan unggulan kedelapan Jung Kyung Un/ Kim Ha Na dengan skor 9-21, 21-23
Berikutnya, giliran ganda putra unggulan keempat Markis Kido/ Hendra Setiawan yang harus mengakui ketangguhan sesama atlet Indonesia Alvent Yulianto Chandra/ Hendra Aprida Gunawan dengan skor 21-18, 14-21, 18-21.

Duka Indonesia berlanjut saat ganda putra unggulan kedua Mohammad Ahsan/ Bona Septano harus keluar lapangan dengan kepala tertunduk usai dibekuk unggulan ketujuh asal Taiwan Fang Chieh Min/ Lee Sheng Mu dengan skor 11-21, 25-27

BACA JUGA: Messi Mengimpikan Jadi Ayah

Taufik Hidayat yang menempati unggulan ketiga melengkapi duka Indonesia setelah menelan kekalahan atas unggulan keenam asal Korsel Lee Hyun Il dengan skor 21-12, 15-21, 17-21


Untungnya, Indonesia juga masih punya tiga wakil di semifinal

BACA JUGA: Real Madrid Pantang Kehilangan Fokus

Selain Alvent/ Hendra, Merah Putih juga memiliki Simon Santoso serta Muhammad Rijal/ Debby SusantoSimon yang menempati unggulan kelima tanpa kesulitan berarti menekuk unggulan ke-14 asal India Parupalli Kashyap dengan skor 21-19, 21-10Sementara Rijal/ Debby mengempaskan pasangan Taiwan Liao Min Chun/ Chen Hsiao Huan dengan skor 21-14, 21-15

Kondisi itu jelas mengancam peluang Indonesia untuk menyabet gelar dari MakauTarget untuk merebut gelar juara kemungkinan besar akan dibebankan pada SimonNamun, itu juga tak mudahPasalnya, di babak semifinal, Simon akan ditantang unggulan keempat asal Tiongkok Du Pengyu yang sebelumnya menekuk kompatriotnya Wang Zhengming dengan skor 21-13, 21-19

"Simon bermain bagus di set pertamaDia bermain dengan sabarMeski sempat mengalami ketinggala, dia bias mengejarnya untuk memenangi pertandinganDia set kedua Simon menunjukkan kelasnyaDia selalu unggul sehingga selisih poinnya cukup jauh," tegas Agus Dwi Santoso saat dihubungi setelah pertandingan(ru)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Sapu Bersih Kemenangan Kandang


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler