Universitas Mercu Buana Mewisuda 2.400 Mahasiswa, Ada yang Unik

Jumat, 18 Februari 2022 – 17:46 WIB
Prosesi wisuda di Universitas Mercu Buana yang digelar secara hybrid. Foto Humas UMB

jpnn.com, JAKARTA - Sebanyak 2.400 mahasiswa Mercu Buana diwisuda diploma L, sarjana LIV, magister XLI, dan doktor III.

Wisuda digelar secara hybrid pada 14-17 Februari 2022 di Kampus Universitas Mercu Buana (UMB), Meruya, Jakarta Barat. 

BACA JUGA: UMB Salurkan Bantuan untuk Korban Erupsi Semeru

Acara wisuda digelar dengan protokol kesehatan ketat di bawah pengawasan Satgas Covid-19 Kecamatan dan Puskemas Kembangan, Jakarta Barat.

Prosesi wisuda berjalan sangat singkat. Setiap wisudawan diwajibkan membawa hasil tes antigen sebagai syarat memasuki area kampus.

BACA JUGA: Universitas Mercu Buana Jadi PTS Nomor 1 Versi AD Scientific Index

“Panitia juga menyediakan tes antigen di lokasi," kata Rizki Briandana, M.Comm, PhD, direktur Akademik dan Riset UMB, Kamis (17/2).

Dia menyebutkan, sekitar 30 wisudawan tidak diizinkan memasuki kampus karena tes antigennya positif. Kepada panitia wisuda pun diberlakukan hal sama.

BACA JUGA: Gandeng UUM, Magister Ilmu Komunikasi UMB Gelar Program Abdimas di Pandeglang

UMB membagi 2.400 wisudawan menjadi delapan kelompok. Setiap kelompok terdiri dari 300 wisudawan. Wisuda digelar dua kali sehari selama empat hari berturut-turut. 

Menurut Rizky, panitia sudah melakukan antisipasi terkait angka penyebaran Covid-19 saat ini dengan memangkas sejumlah prosesi wisuda. 

“Praktis acara wisuda tinggal menyisakan pemindahan tali toga, sehingga prosesi di dalam ruangan kurang dari 60 menit. Ini jauh di bawah standar protokol kesehatan yang menyatakan maksimal orang berkumpul 2 jam dalam ruangan,” ungkap Rizki. 

Sementara itu, Rektor UMB, Prof. Dr. Ir. Ngadino Surip, MS, menitipkan pesan kepada para wisudawan bahwa wisuda sejatinya bukan akhir dari perjalanan seorang mahasiswa.

Ini justru gerbang untuk melangkah lebih jauh dalam mengarungi gelombang kehidupan. Oleh karena itu, kata Prof Ngadino Surip, dibutuhkan sinergi yang erat dalam menghasilkan inovasi-inovasi bermanfaat bagi kehidupan masyarakat. 

"Sinergi dan inovasi tersebut diharapkan terus dilakukan seluruh alumni Unviersitas Mercu Buana dengan mengedepankan prinsip kolaborasi dalam merwujudkan Universitas Mercu Buana yang unggul secara nasional dan internasional,” pungkas Prof Ngadino Surip. (esy/jpnn)


Redaktur : Djainab Natalia Saroh
Reporter : Djainab Natalia Saroh, Mesya Mohamad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler