Update Corona 9 Juli: Pertambahan Pasien Positif Covid-19 Cetak Rekor

Kamis, 09 Juli 2020 – 18:29 WIB
Sekretaris Ditjen P2P Kemenkes Achmad Yurianto yang ditunjuk jadi Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19/ virus corona. Foto: Natalia Laurens/JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Update 9 Juli menyatakan bahwa pertambahan pasien positif coronavirus disease 2019 (COVID-19) di Indonesia mencetak rekor tertinggi sejak pemerintah mengumumkan kasus COVID-19 pada Maret 2020.

Data Kamis (9/7) ini, pertambahan pasien positif COVID-19 sebanyak 2.657 kasus. Atas pertambahan itu, total kasus pasien positif di Indonesia tercatat sebanyak 70.736 orang.

BACA JUGA: Jokowi Tinjau Lokasi Pengembangan Lumbung Pangan Nasional di Kapuas

Pertambahan hari ini mengalahkan catatan tertinggi sebelumnya pada 2 Juli. Kala itu, pertambahan pasien positif COVID-19 sebanyak 1.624 kasus.

"Kasus positif sebanyak 2.657 orang, sehingga akumulasi kasus pasien positif menjadi 70.736 orang," ucap Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto dalam keterangan resmi yang disiarkan akun Youtube BNPB Indonesia, Kamis.

BACA JUGA: Pondok Gontor Diserang Virus Corona, Berasal dari Luar Daerah

Pemerintah mendapatkan pertambahan pasien positif COVID-19 pada hari ini setelah memeriksa 23.832 spesimen melalui metode Polymerase Chain Reaction (PCR) dan molekuler.

Total spesimen yang telah kamo periksa adalah 992.069 spesimen," lanjut Yuri, sapaan akrab Achmad Yurianto.

BACA JUGA: Cerita di Balik Penemuan Kalung Antivirus Corona

Mengacu data COVID-19 milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), pertambahan pasien positif pada hari ini tersebar di 30 provinsi.

Jawa Barat menjadi provinsi terbanyak ditemukan pertambahan pasien positif dengan 962 kasus. Atas pertambahan itu, total pasien positif di Jawa Barat sebanyak 4.843 kasus.

"Perinciannya dari Jawa Barat 962 kasus dengan kesembuhan 27 orang," ungkap Yuri.

Selain Jawa Timur, pertambahan pasien positif COVID-19 juga banyak ditemukan di Jawa Timur (516 kasus), DKI Jakarta (284 kasus), Sulawesi Selatan (130 kasus), dan Sulawesi Utara (126 kasus). (mg10/jpnn)


Redaktur & Reporter : Aristo Setiawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler