Usai Bawa Italia ke Semifinal EURO 2020, Marco Verratti Sanjung Roberto Mancini, Begini Katanya

Senin, 05 Juli 2021 – 16:08 WIB
Marco Verratti dalam sebuah laga bersama Italia di EURO 2020. Foto (Football Italia)

jpnn.com, LONDON - Gelandang Timnas Italia Marco Verratti mengaku senang dilatih Roberto Mancini dengan menyebutnya sebagai sosok yang hebat.

Menurut Verratti, Mancini berhasil membuat Italia bermain dengan percaya diri sehingga bisa mengalahkan siapa saja.

BACA JUGA: EURO 2020: Belum Apa-Apa Oyarzabal Sudah Sesumbar Spanyol Bisa Kalahkan Italia

Jelang menghadapi Spanyol di babak Semifinal Euro 2020, sang pemain optimistis bisa mengalahkan juara Euro 2008 dan 2012 ini.

“Kami semua bahagia, tim ini selalu kerja keras untuk mencapai target. Sekarang kami fokus melawan calon juara di turnamen ini,” ungkap Verratti.

BACA JUGA: Italia Belum Terkalahkan, Roberto Mancini Berharap Timnya Tetap Membumi

Pemain berusia 28 tahun itu menyebut Italia punya kans juara karena semua elemen dalam tim bersatu untuk menang. Tidak heran dalam 32 laga, Gli Azzurri –julukan timnas Italia- belum pernah kalah.

Lanjut Verratti, Italia bisa seperti ini buah dari kejeniusan seorang Mancini dalam meramu tim. Di mana seluruh pemain terlihat nyaman dengan instruksi yang diberikan olehnya.

“Kami memainkan sepak bola terbuka, dan memiliki karakteristik sendiri dalam bermain. Kami lebih bahagia sekarang, ini semua berkat sang pelatih yang selalu meyakinkan kami untuk bermain dengan nyaman,” ungkap Verratti.

Kini Italia tengah bersiap menghadapi Spanyol pada semifinal Euro 2020 yang akan tersaji di Wembley, London, Rabu (7/7) WIB.

Pertemuan antara kedua tim memang sering terjadi dalam beberapa edisi terakhir Piala Eropa. Saat Euro 2008, Spanyol bertemu Italia dan menang adu penalti. Pada 2012 kedua negara bertemu di babak final Euro, di mana Italia yang bermain dengan 10 pemain harus kalah telak 0-4.

Pada Euro 2016, Italia berhasil mengalahkan Spanyol 2-0 melalui gol dari Giorgio Chiellini dan Graziano Pelle. Namun, langkah mereka di babak berikutnya harus terhenti di tangan Jerman melalui drama adu penalti. (raisports/mcr16/jpnn)

Video Terpopuler Hari ini:


Redaktur & Reporter : Muhammad Naufal

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler