Usai Debat, Ahok Dapat Masukan Soal Kesantunan

Sabtu, 14 Januari 2017 – 21:21 WIB
Dua pasangan calon, Ahok-Djarot (kiri) dan Anies-Sandi dalam debat perdana Pilkada DKI Jakarta di Hotel Bidakara, Jakarta, Jumat (13/1) malam. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com - jpnn.com - Calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mendapat beberapa masukan usai mengikuti debat Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta 2017, yang berlangsung di Hotel Bidakara, Jakarta, Jumat (13/1) malam.

Pria yang karib disapa Ahok itu mengapresiasi segala masukan yang diberikan kepada dia. Bahkan, hal itu dijadikan pembelajaran untuk pelaksanaan debat berikutnya.

BACA JUGA: Bisa di Balai Kota, Ahok: Ngapain Rapat di Kereta?

"Ada beberapa hal juga yang mau diperbaiki. Ya kami akan lihat supaya debat yang kedua dan ketiga bisa lebih baik," kata Ahok di DPP Nasdem, Jakarta, Sabtu (14/1).

Mantan Bupati Belitung Timur itu mencontohkan masukan yang dia terima. Salah satunya mengenai kesantunan.

BACA JUGA: Tak Jawab Kemungkinan Maju Capres, Begini Alasan Ahok

"Ada juga yang masih anggap saya kurang santun. Ya waktu saya bilang 'Kalau cuma ngomong-ngomong doang, tapi enggak dikerjain itu kan dosen'," ujar Ahok.

Ahok melontarkan kata dosen menanggapi pernyataan calon Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Dalam debat, Anies menyinggung suami Veronica Tan itu mengenai pola kepemimpinannya yang hanya mengutamakan pembangunan fisik dan mengabaikan pembangunan manusia Jakarta.

BACA JUGA: Anies Sangat Dominan, Agus dan Ahok Lebih Proporsional

Menurut Ahok, pembangunan fisik memang diperlukan. Dia mencontohkan perlu ada gedung sekolah dan tempat ibadah yang baik bagi masyarakat.

"Pengen orang pintar, berakhlak, punya karakter mulia. Nah, untuk bisa punya itu semua akan bangun gedung sekolah yang baik enggak? Tempat ibadah yang baik enggak? Ini kan gedung sekolah benda mati dong. Jadi kami bangun benda mati untuk mendukung ini. Enggak mungkin Anda mau membangun manusianya tanpa membangun infrastruktur," tutur Ahok.

Suami Veronica Tan itu menyatakan, seharusnya dia menjawab seperti itu saja. Tidak perlu membawa-bawa dosen. Pasalnya, dosen berkaitan dengan profesi.

"Enggak usah ditambahin 'Eh lo kalau cuma ngomong gitu doang, itu namanya dosen'. Nah, itu enggak boleh. Kayak masukan gitu lah," ucap Ahok.

Meski begitu, ada juga yang memuji penampilan Ahok saat debat. Hal ini menyangkut karakternya yang lebih baik.

"Namanya juga Pentium udah berubah jadi i7, ya berubah dong," ungkap Ahok.(gil/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kualitas Setiap Kandidat Semakin Terlihat Usai Debat


Redaktur & Reporter : Gilang Sonar

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler