Usai Salat Tarawih Ditabrak Truk, Braak! Berdarah-darah

Jumat, 09 Juni 2017 – 00:47 WIB
Ilustrasi Foto: pixabay

jpnn.com, SAMPIT - Nasib tragis dialami Rifandi (34), warga Desa Pundu Kecamatan Cempaga Hulu, Kotawaringin Timur, Kalteng.

Saat mengendarai sepeda motor, dia ditabrak truk CPO, usai melaksanakan salat tarawih di Masjid Al Falah, Rabu (7/6) malam. Dia dilarikan ke Rumah Sakit Umum Doris Sylvanus Palangka Raya.

BACA JUGA: Digerebek Satpol PP saat Mau Begituan, Pemuda: Aduh, Kami Baru Mulai

Korban mengalami luka yang cukup parah khususnya di bagian kepala. Sedangkan sepeda motor Jupiter Z milik korban mengalami rusak parah.

Sang sopir truk dengan nopol KH 1898 LA dikemudikan oleh Supian langsung diamankan di Polsek Cempaga.

BACA JUGA: Aksi Pelaku Curanmor Terungkap Karena Kecelakaan

Kapolsek Cempaga Hulu Iptu AA Rahmad membenarkan kejadian ini dan kasus ini sudah diserahkan ke Satlantas Polres Kotim.

Dijelaskan Rahmad, kejadian bermula saat truk melintas dari arah Palangka Raya menuju Sampit dengan kecepatan tinggi.

BACA JUGA: Braaakk... Ibu dan Anak Ditabrak Innova, Mengerikan

Namun, sesampainya di Desa Pundu tepatnya di depan Masjid Al Falah, sopir mengurangi kecepatannya.

Namun, baru saja mengurangi kecepatan, tiba-tiba muncul korban dengan mengendarai sepeda motor tanpa melihat situasi jalanan. Karena jaraknya begitu dekat, tabrakan tak dapat dihindarkan.

"Pengendara motor menabrak bagian depan dan sempat terlempar hingga beberapa meter. Korban mengeluarkan darah segar di bagian kepala, mulut hingga telinga," katanya.

Warga yang melihat kejadian ini langsung membawa korban untuk diantar ke Puskesmas terdekat.

Setelah mendapatkan perawatam sesaat, ternyata luka yang dialami cukup parah dan harus dirujuk ke rumah sakit di Palangka Raya. Akibat kejadian ini sang sopir langsung dibawa ke Polsek Cempaga beserta kendaraannya.

"Kami langsung amankan sembari menunggu Satlantas Polres Kotim untuk diproses lebih lanjut," ucapnya.(son)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Bocah SMP Tabrak Warga Pakai Mobil Dinas Ayahnya, tak Diproses


Redaktur & Reporter : Soetomo

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler