Usut Kasus Lion Air JT610, Polisi Periksa Pilot dan Teknisi

Kamis, 08 November 2018 – 16:29 WIB
Brigjen Dedi Prasetyo. Foto: Elfany/jpnn

jpnn.com, JAKARTA - Mabes Polri telah membentuk tim khusus untuk pengusutan jatuhnya pesawat Lion Air JT610 di perairan Karawang, Jawa Barat. Tim ini fokus soal ada tidaknya kelalaian nonteknis dalam insiden tersebut.

Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan, tim itu telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pihak. Mereka adalah pilot, kru dan teknisi Lion Air di Denpasar, Bali. Mengingat, pesawat Lion Air dengan nomor registrasi PK-LQP sebelum kecelakaan sempat terbang dari Bali ke Jakarta.

BACA JUGA: Sudah 51 Jenazah Lion Air JT 610 Teridentifikasi

"Dari Denpasar ke Jakarta sudah diperiksa. Hasil pemeriksaan ini semua sedang dikumpulkan masih investigasi masih penyelidikan," kata Dedi di Mabes Polri, Kamis (8/11).

Saat disinggung mengenai adanya unsur kelalaian yang berujung pidana, Dedi tak membantah apabila pengusutan akan menuju ke arah tersebut.

BACA JUGA: Pesawat Lion Air JT 633 Tabrak Tiang, Kesalahan AMC Bandara?

Namun, Dedi menegaskan bahwa tim yang beranggotan sepuluh orang itu tetap akan menunggu hasil pemeriksaan dari pihak Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). "Masih harus dipadukan dulu hasilnya. Non-teknis sudah kami kumpulkan. Teknisnya ini menunggu KNKT," ucap Dedi.

Jenderal bintang satu ini menambahkan, hasil yang ditemukan timsus akan dicocokan dengan hasil penyelidikan KNKT. Setelah dicocokan, nantinya data-data tersebut akan dibuat satu kesimpulan terkait jatuhnya pesawat itu. "Nanti dari KNKT terkait bagaimana teknsinya. Kami bicara non-teknis," tutur Dedi.

BACA JUGA: Lion Air Tabrak Tiang, Kok Bisa Begitu sih?

Hasil sementara penyelidikan KNKT yang didapatkan dari pemeriksaan flight data recorder (FDR) black box Lion Air ditemukan adanya gangguan dari sensor AOA (Angle of Attack). Pasalnya, AOA sudah mengalami kerusakan pada empat penerbangan terakhir dari pesawat itu. Salah satunya ketika terbang dari Bali ke Jakarta.

Dedi menambahkan, hasil KNKT itu sejauh ini sesuai dengan apa yang ditemukan oleh timsus tersebut. Oleh karena itu, Dedi menekankan, pihaknya akan terus melakukan koordinasi dengan KNKT.

"Jadi apa yang disampaikan KNKT, hipotesa awal itu hampir klop dengan hasil pemeriksaan kami. Pemeriksaan sementara KNKT kan sudah ada hipotesanya tuh, gangguan navigasi, baik ketinggian maupun kecepatan," tandas dia. (cuy/jpnn)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pesawat dan Pilot JT 633 Di-grounded


Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
Lion Air   JT610  

Terpopuler