Vaksin Flu Aman Bagi Ibu Hamil

Minggu, 17 Februari 2013 – 16:39 WIB
NORWEGIA - Sebuah studi baru dari peneliti di Norwegia mendapati vaksinasi influenza tidak berbahaya bagi wanita hamil. Vaksin juga tidak meningkatkan risiko keguguran.

Dijelaskan, dari penelitan atas 117,000 kehamilan ditemukan wanita hamil yang menerima vaksin flu dan kemudian terserang flu punya potensi lebih rendah keguguran daripada mereka yang menjadi sakit tanpa memiliki vaksinasi.

Peneliti juga tidak menemukan bukti bahwa vaksin meningkatkan risiko kehilangan janin. Justru ibu hamil yang terserang flu membuat kematian janin lebih tinggi.

Vaksin flu telah lama dianggap aman untuk wanita hamil dan janin mereka. Pejabat kesehatan AS mulai merekomendasikan vaksin flu untuk mereka lebih dari lima dekade yang lalu, mengikuti tingkat kematian yang lebih tinggi pada wanita hamil selama terjadi pandemi flu di tahun 1950-an.

"Ini adalah jenis informasi yang kita butuhkan untuk memberikan penerangan pada pasien ketika membahas vaksin flu yang penting untuk semua orang, terutama bagi wanita hamil," kata Dr Geeta Swamy, seorang peneliti yang mempelajari vaksin dan wanita hamil di Duke University Medical Center seperti dilansir todayhealth (16/2).

Studi baru ini dipimpin oleh Norwegian Institute of Public Health. Dengan melacak kehamilan di Norwegia tahun 2009 dan 2010 selama sebuah epidemi internasional strain flu babi baru.

Sebelum 2009, wanita hamil di Norwegia tidak rutin disarankan untuk mendapatkan vaksin flu. Tapi selama pandemi, vaksinasi terhadap strain baru direkomendasikan bagi mereka dalam trimester kedua atau ketiga mereka.

Studi ini difokuskan pada kehamilan lebih dari 113,000. Dari mereka, 492 berakhir dengan kematian janin. Para peneliti kemudian menghitung risiko kematian janin itu hampir dua kali lipat ketika sang ibu tidak mendapat vaksinasi seperti di vaksinasi.

Tingkat vaksinasi flu di AS untuk wanita hamil tumbuh dari kurang 15 persen menjadi sekitar 50 persen. Tapi pejabat kesehatan mengatakan mereka harus membayar harga lebih tinggi untuk melindunginya.

Sepertil diketahui beberapa obat-obatan dan vaksin dapat berbahaya bagi janin, ada kekhawatiran sejak lama tentang memberi obat apapun untuk wanita hamil dapat berpengaruh atas perkembangan janin. "Hasil studi ini harus mengurangi khawatir tentang vaksin flu," kata Dr Denise Jamieson, dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit.(esy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Penggunaan Pil Kontrasepsi dan Implan Wanita AS Meningkat

Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler