Asian Para Games 2018

Venue Asian Para Games 90 Persen Tak Perlu Diragukan Lagi

Sabtu, 24 Februari 2018 – 22:41 WIB
Dr Anindya Susanto (kiri) Perwakilan technical delegate Kian Joo Teo (dua kiri), Gisick Jeoung Bryan (tiga kiri, Raja Sapta Oktohari (tiga kanan), Kenneth Soho (dua kanan), Adiyati Noerdin (kanan). Foto:Amjad/JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Panitia Asian Para Games 2018 Jakarta, Inapgoc, kembali menggelar pertemuan bertajuk "Technical Delegate (TD) Meeting" bersama perwakilan cabang olahraga di Harris Suites, FX Sudirman, Jakarta, Sabtu (24/2) siang.

Dalam pertemuan tersebut, dibahas perkembangan venue dan persiapan pelaksanaan dari beberapa cabor.

BACA JUGA: Panitia Asian Para Games Banjir Kritik soal Toilet

Perwakilan TD yang hadir adalah Kian Joo Teo asal Malaysia yang delegasi teknis dari bulu tangkis, Kemudian Gisick Jeoung Bryan (Korsel) dari Para judo, dan Kenneth Soho (Singapura) dari cabor boccia.

Sementara itu, dari Inapgoc langsung dipimpin sang Ketua Raja Sapta Oktohari, kemudian ada Anindya Pradipta Susanto yang merupakan wakil Deputi Games Operation serta Plt Waketum III Inapgoc, Adiyati Noerdin.

BACA JUGA: Inapgoc Bakal Gelar Test Event Lima Cabor

Dalam penjelasannya, Okto menyebutkan bahwa Technical Delegate mengapresiasi persiapan Indonesia. Mereka bahkan bisa menjawab keragu-raguan yang sebelumnya ada saat kali pertama berangkat ke Jakarta untuk menjalani pertemuan.

"Ya, ini bilang ke saya TD dari Judo, bahwa pertanyaan besarnya 90 persen terjawab. Jadi keragu-raguan itu hanya di luar, setelah mereka datang baru mereka tahu kesiapan Indonesia," kata Okto, di sela-sela jeda pertemuan.

BACA JUGA: Inapgoc Gelar Rapat Koordinasi APG 2018 di Jakarta

Techincal Delegate Judo Gisick Jeoung Bryan mengakui, dia punya 100 persen pertanyaan dan keraguan saat akan berangkat ke Indonesia. Namun, selama berada di Jakarta, tanpa bertanya Bryan sudah menemukan setiap jawaban yang awalnya akan diajukannya kepada Inapgoc.

"Jadi saya awalnya punya kekhawatiran 100 persen, tapi 90 persen kekhawatiran itu sudah terjawab dalam dua hari saya di sini," terang dia.

Saat ini, dirinya bersama cabang para bulu tangkis dan boccia sudah melihat venue-vene serta athlete village. Dalam pandangannya, seluruh persiapan yang dilakukan sudah cukup bagus.

"Bagi saya ada sisa kekhawatiran 10 persen. Tapi mengingat waktu yang tersisa masih tujuh bulan lagi, itu bukanlah masalah berarti. 10 persen nothing, karena masih ada waktu yang panjang," tegas dia.

Hal yang sama juga diutarakan Kian Joo Teo yang menjadi Technical Delegate bulu tangkis. Dia percaya diri kekurangan yang ada saat ini akan tertutupi apalagi bulu tangkis menjadi olahraga yang populer di Indonesia.

"Kami sudah melihat semua sudah baik, tidak ada hal besar yang harus dikhawatirkan," tuturnya. (dkk/jpnn)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Masyarakat Antusias Sambut Sosialisasi INAPGOC


Redaktur & Reporter : Muhammad Amjad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler