Venue Dayung dan Menembak Asian Games Rampung 31 Desember

Senin, 11 Desember 2017 – 16:02 WIB
Venue menembak untuk Asian Games 2018 di Palembang. Foto: JPNN

jpnn.com, PALEMBANG - Pembangunan venue dayung dan menembak untuk Asian Games 2018 di Palembang, Sumatera Selatan, ditarget rampung pada akhir Desember 2017.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono mengatakan, progres pembangunan dua venue itu sudah di atas 90 persen.

BACA JUGA: Jokowi Minta Pemulihan Dampak Bencana Dipercepat

Basuki sudah meninjau langsung progres pembangunan bersama Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla, Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin, Dirjen Cipta Karya Sri Hartoyo, dan Ketua KONI Tono Suratman, pekan lalu.

Saat itu, rombongan kali pertama meninjau venue boling. Setelah itu, rombongan melihat venue menembak, voli pantai, sepak takraw, water treatment plan, Stadion Utama Gelora Sriwijaya Jakabaring, rusunami, dan Stadion Utama Sriwijaya.

BACA JUGA: Menteri Basuki Dorong Anggota DWP Aktif Ikut Kampanye KPK

“Ada stadion baru yakni soft tenis yang baru mulai pembangunannya sehingga baru bisa selesai Juli 2018 dan masih ada waktu dua bulan untuk uji coba,” jelas JK, sapaan karib Jusuf Kalla.

Dari 17 venue di Palembang, dua di antaranya dibangun Kementerian PUPR.

BACA JUGA: Jelang Asian Games, Panahan Pilih Latihan di Surabaya

Yakni dayung dan menembak yang dikerjakan PT.Nindya Karya (Persero). “Hingga awal Desember 2017, progres konstruksi pembangunan venue dayung sudah 95,91 persen. Untuk pembangunan dan renovasi shooting range sudah mencapai mencapai 90,94 persen. Kedua venue tersebut akan selesai pada 31 Desember 2017,” ungkap Basuki.

Pembangunan venue dayung yang dimulai sejak 7 Desember 2016 hingga 31 Desember 2017 menelan biaya Rp 148 miliar.

Pekerjaan yang dilakukan, di antaranya, pembangunan tribun penonton dengan kapasitas 2.144 kursi, rumah dayung, rowing tank dan ergometer, menara kontrol 1.000 meter, menara finish, pintu gerbang (gate dan pos jaga), pos menara (500 m, 1250 m, 1500 m, 1700 m, 1800 m), ponton, dan pagar keliling venue.

Selain itu, ada juga drainase kawasan, drainase bangunan, dan lansekap kawasan berupa taman, area parkir dan perkerasan, serta lampu penerangan jalan.

Sementara untuk konstruksi shooting range dilakukan sejak 1 Desember 2016 hingga 20 Desember 2017 dengan nilai kontrak Rp 80 miliar.

Pembangunan dan renovasi shooting range, di antaranya, bangunan induk, renovasi, perluasan shooting range 50 meter dan sepuluh meter, renovasi dan perluasan shooting range 25 meter, renovasi dan perluasan final hall, serta shooting  range skeet and trap.

Penataan kawasan juga dilakukan meliputi  pekerjaan jalan dan pelataran  parkir,  drainase, pagar keliling kawasan, pos jaga, gardu listrik, elektrikal, serta mekanikal dan pekerjaan lanskap. (jos/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Alberto Goncalves Tinggalkan Palembang


Redaktur & Reporter : Ragil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler