Vietnam Sukses Tangani COVID-19, Ekonominya Cuma Tumbuh Sebegini

Sabtu, 24 Oktober 2020 – 17:10 WIB
Petugas di Vietnam berjaga-jaga di Distrik Le Minh di Hanoi, Vietnam di masa social distancing akibat pandemi virus corona pada April 2020 silam. Foto: VNA/VNS Photo Danh Lam

jpnn.com, HANOI - Meski sukses menangani pandemi COVID-19, Vietnam tetap tidak bisa menghindari pelemahan ekonomi akibat wabah tersebut.

Perekonomian Vietnam diperkirakan hanya akan tumbuh 3 persen pada tahun ini. Angka itu masih jauh lebih baik ketimbang sebagian besar negara lain di dunia.

BACA JUGA: Polisi Vietnam Tangkap Pembangkang Kawakan Pam Doan Trang

Peningkatan konsumsi berkat membaiknya sentimen dan proses produksi yang lebih cepat menjadi pendorong utama pertumbuhan tersebut.

"Kami memperkirakan pertumbuhan kuartal empat akan meningkat seiring aktivitas dalam negeri berlanjut dan sentimen membaik," ujar Chidu Narayanan, ekonom Standard Chartered Bank (SCB) untuk Asia.

BACA JUGA: Polisi Vietnam Bongkar Sindikat Penjual Kondom Daur Ulang, Mengerikan

Bank tersebut juga mempertahankan pandangan positifnya terhadap proyeksi ekonomi jangka menengah maupun panjang Vietnam.

Peluang peningkatan dalam hal permintaan eksternal pada kuartal keempat akan mendukung pertumbuhan produksi, yang diprediksi mencapai sekitar 7,3 persen pada 2020, memicu kenaikan ekspor maupun impor.

BACA JUGA: Tak Ada Penularan COVID-19 di Vietnam Dalam Dua Minggu. Apa yang Bisa Dipelajari?

Dipaparkan pula bahwa perdagangan kemungkinan akan tetap mencatat surplus sampai akhir 2020 sebab ekspor dan impor tergolong seimbang.

Para ekonom SCB memperkirakan arus masuk investasi asing langsung yang didaftarkan ke Vietnam akan turun pada 2020.

Meski begitu, jumlahnya tetap besar, yakni sekitar USD 13 miliar (Rp 190 triliun).

Laporan terbaru dari Dana Moneter Internasional (IMF) memprediksi bahwa Vietnam akan menjadi satu-satunya negara di Asia Tenggara yang mengalami pertumbuhan positif tahun ini dengan besaran 1,6 persen dan akan mencapai 6,7 persen pada 2021.

Angka itu berbeda dengan perkiraan SCB, yaitu 3 persen untuk tahun ini dan 7,8 persen untuk 2021.

Menurut jawatan statistik Vietnam, perekonomian negara komunis itu tumbuh 2,12 persen dalam sembilan bulan pertama 2020, angka terendah selama periode 2011-2020.

Seperti diketahui, Vietnam adalah salah satu negara dengan jumlah kasus COVID-19 paling sedikit di dunia. 

Menurut data Universitas John Hopkins, Vietnam baru melaporkan 1.148 kasus  dan 35 kematian. (xinhua/ant/dil/jpnn)


Redaktur & Reporter : Adil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler