Viral, Wanita Marah Soal Hasil PCR Palsu, Bumame Farmasi Merespons

Kamis, 03 Februari 2022 – 22:48 WIB
Hasil PCR. Ilustrasi. Foto: Ricardo/JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Sebuah video beredar di media sosial mengenai seorang perempuan yang marah karena menerima hasil tes PCR yang diduga palsu dari Bumame Farmasi.

Dalam video tersebut, seorang perempuan tengah merekam sambil berjalan mendekati petugas yang mengenakan kaos biru bertuliskan Bumame Farmasi.

BACA JUGA: Detektor Varian Covid-19 Hasil Riset BRIN Mengantongi Izin Edar, Lebih Unggul dari PCR

Dia juga menyerahkan dua kertas hasil antigen dan PCR kepada petugas.

“Saya dikirimin hasil tes antigen, sementara sayanya belum ke sini. Terus tadi pagi saya dikirimin hasil tes PCR,” ucapnya dalam video yang diterima JPNN.com, Rabu (3/2).

BACA JUGA: China Digegerkan Kasus Perempuan Keguguran Gegara Hasil PCR, Bursa Saham Ikut Terguncang

Wanita tersebut merasa aneh karena dia baru mendaftar di situs web namun belum melakukan tes.

“Ini kan aneh sekali, saya belum datang sudah dikirim hasil terus dua-duanya positif, ini kan merugikan. Besok saya mau ke Bali,” kata dia.

BACA JUGA: Wanita Positif Covid-19 Sebelum Tes, Begini Reaksi Bumame Farmasi

Pihak Bumame Farmasi pun dituding melakukan kesalahan fatal dengan mengirimkan hasil tes palsu.

Dia juga mengeklaim tak hanya dirinya yang mendapat hasil palsu melainkan temannya.

“Saya belum datang sudah digituin. Kejadian sama anaknya teman saya juga,” tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Utama Bumame Farmasi James Wihardja, mengungkapkan permintaan maaf kepada wanita yang disebut bernama Zakiah.

“Memohon maaf sebesar-besarnya atas kejadian tidak menyenangkan yang Ibu Zakiah alami pada pagi hari ini tanggal 3 Februari 2022 di Bumame Farmasi SCBD,” ucap James dalam keterangan resmi yang diterima.

James pun mengakui bahwa kejadian tersebut benar dan murni kesalahan dari pihak admin Bumame Farmasi.

“Admin tersebut mengirimkan hasil pasien lain yang mempunyai nama yang persis sama dengan Ibu yang hasil tesnya pada tanggal 2 Februari 2022 adalah positif antigen dan juga PCR,” tuturnya.

Staf yang melakukan kesalahan tersebut juga diketahui telah diberikan teguran keras.(mcr4/jpnn)

Simak! Video Pilihan Redaksi:


Redaktur : Friederich
Reporter : Ryana Aryadita Umasugi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler