Virus Corona Menyerang 30 Ibu Hamil di Klaten

Selasa, 17 November 2020 – 08:38 WIB
Ilustrasi, sejumlah warga mengenakan masker untuk mencegah penularan virus corona. Foto: Ricardo/JPNN

jpnn.com, KLATEN - Sebanyak 30 ibu hamil di Klaten, Jawa Tengah terkonfirmasi positif Covid-19 tanpa gejala.

Mereka merupakan hasil skrining maupun tracking yang memiliki kontak erat dengan pasien positif Covid-19 sebelumnya.

BACA JUGA: Prof Syamsul: Virus Corona Bisa Menyerang Berkali-kali

Temuan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Klaten itu pun langsung ditindaklanjuti dengan menggelar koordinasi bersama sembilan rumah sakit di Klaten.

Khususnya rumah sakit yang memiliki dokter spesalis kandungan.

BACA JUGA: Waspada, Tiongkok Temukan Virus Corona di Kemasan Daging Impor dari Negara Ini

“Rumah sakit yang memiliki dokter spesialis kandungan segera menindaklanjuti ibu hamil yang positif Covid-19. Mengingat mereka masuk kelompok rentan karena memiliki risiko tinggi untuk terpapar,” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Klaten Anggit Budiarto seperti dikutip dari Radar Solo, Selasa (17/11).

Koordinasi dengan sembilan rumah sakit itu guna menyamakan persepsi terhadap penatalaksanakan persalinan kepada ibu hamil yang terkonfirmasi positif Covid-19. Harapannya tidak ada penolakan layanan persalinan dan tak sampai terjadi penularan ke tenaga kesehatan yang membantu persalinan.

BACA JUGA: Pak Ko Sudah Tobat, Bandar Judi Terkenal di Klaten Itu Kini Jualan Kopi

Anggit memastikan, 30 ibu hamil positif Covid-19 itu menjalani persalinan di rumah sakit.

Sebab rumah sakit dinilai memiliki sarana-prasarana memadai sehingga bisa mencegah persebaran Covid-19. Jika dipaksakan melakukan persalinan di fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) dan bidan, dikhawatirkan akan berpotensi terjadi penularan virus corona.

“Kalau di rumah sakit kan pasti ruangan isolasinya lebih bagus dan memadai. Maka itu, kami gerak cepat melakukan koordinasi dengan pihak rumah sakit pada Minggu (15/11) kemarin,” jelasnya.

Dalam penata laksana persalinan terhadap ibu hamil yang terkonfirmasi positif Covid, para tenaga medis dipastikan menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap. Termasuk siap melayani persalinan secara normal maupun sesar.

Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinkes Klaten Tuti Nurharyanti menambahkan, 30 ibu hamil yang terkonfirmasi positif Covid-19 merupakan hasil skrining dan tracking dari 6 November hingga 11 November 2020.

Untuk rumah sakit yang akan menjadi lokasi persalinan dari para ibu hamil itu, dipilih berdasarkan hasil koordinasi dinkes dengan sembilan rumah sakit.

Adapun sembilan rumah sakit yang siap melayanan persalinan ibu hamil yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Klaten, yakni Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) dr Soeradji Tirtonegoro Klaten, RSD Bagas Waras Klaten, Rumah Sakit Umum (RSU) Islam Klaten. Kemudian RS PKU Delanggu, RSIA Aisyiyah Klaten, RSU Islam Cawas, RS PKU Pedan, RS PKU Jatinom, dan RS Cakra Husada Klaten.

“Semua bisa melayani persalinan normal. Tetapi yang konfirmasi bisa melayani persalinan sesar yakni RSUP dr Soeradji Tirtonegoro, RSD Bagas Waras, dan RSU Islam Klaten,” tambah Tuti.

Tuti menjelaskan, dari 30 ibu hamil itu sudah ada empat orang yang menjalani persalinan dengan status masih terkonfirmasi positif Covid-19.

Dari total jumlah itu pula terdapat 16 ibu hamil yang hari perkiraan lahir (HPL) pada November ini.

Namun, untuk saat ini mereka masih menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing.

Tuti mengatakan, dengan status terkonfirmasi positif Covid-19 menjadi tekanan tersendiri bagi ibu hamil tersebut.

Maka itu, dia berharap agar keluarga bisa memberikan dukungan penuh agar sang ibu hamil tetap tenang dalam menjalani isolasi mandiri. Termasuk tetap menjalankan protokol kesehatan ketat selama isolasi tersebut.

“Saya harap ibu hamil dan keluarga tetap tenang dengan menjaga kesehatannya. Termasuk gizinya tetap terpenuhi, terutama protein dari hewani perlu ditingkatkan. Selalu melakukan komunikasi dengan tenaga kesehatan yakni bidan desa agar apabila terjadi sesuatu bisa cepat tertangani,” katanya. (ren/ria)

Simak! Video Pilihan Redaksi:


Redaktur & Reporter : Adek

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler