'Virus' Piala Dunia Picu Kambuhnya Sejumlah Penyakit

Kamis, 17 Juni 2010 – 18:12 WIB

JAKARTA -- Kelelahan fisik dan kurang tidur lantaran terus menonton tayangan Piala Dunia, bisa memicu kambuhnya sejumlah penyakitBerbagai penyakit kronis dapat menjadi kambuh jika seseorang mengalami kelelahan antara lain sakit maag, gangguan kejiwaan, Asma, kencing manis (Diabetes Mellitus), Hipertensi, stroke dan serangan jantung

BACA JUGA: FDA Ingatkan Obat Pembangkit Gairah Seks



Jika tim yang dijagokan kalah, itu bisa menimbulkan kelelahan psikis
Dampaknya, juga akan memperburuk daya tahan tubuh seseorang yang mengalami kelelahan dan  akan mudah terkena infeksi virus seperti virus  influenza, mudah terjadi infeksi usus berupa diare, juga rentan terkena infeksi virus Hepatitis, Deman Thypoid dan virus demam berdarah.

Peringatan ini disampaikan Dr.H

BACA JUGA: Remaja Putri Rentan Anemia

Ari Fahrial Syam SpPD-KGEH,MMB dari Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI-RSCM.  "Minggu-minggu ini sudah ada beberapa pasien yang datang ke saya karena kelelahan akibat nonton sepak bola dan tampaknya hal ini akan meningkat terus pada hari-hari mendatang
Umumnya mereka yang mengalami gangguan kesehatan ini menonton sepak bola sampai dini hari dan tetap bekerja pada pagi hari hingga sore hari," ujar pengurus Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) itu dalam keterangannya yang diterima JPNN, Kamis (17/6).

Dia mengingatkan, apabila sudah ditemukan adanya gangguan kesehatan seperti mual muntah dan sakit kepala serta nyeri dada, maka itu merupakan peringatan agar kita segera beristirahat dan mengurangi nonton bola terutama siaran langsung dini hari.

Untuk mengantisipasi dampak buruk bagi kesehatan bagi masyarakat yang tetap ingin menyaksikan setiap pertandingan melalui siaran langsung, kata Ari, disarankan untuk  tetap mempertahankan jumlah tidur minimal 6 jam sehari

BACA JUGA: Gemuk, Aktivitas Seksual Turun

Selain itu, tetap memperhatikan waktu makan minimal tiap 6 jamDiarankan pula, sebaiknya disela waktu makan  ada makanan yang diskonsumsi terutama makanan yang sehat yang tidak mengandung coklat, keju, berlemak dan mengurangi goreng-gorengan

"Minum air putih harus tetap dipertahankan sebanyak minimal 2 liter per hariLebih banyak menkonsumsi buah dan sayur-sayuranDi waktu antara makan baik juga untuk selalu menkonsumsi buahMengurangi menghisap rokok, minuman bersoda, minum kopi jangan berlebih-lebihan, maksimal 2 gelas sehari-hariSuplemen sebaiknya juga jangan berlebihan dikonsumsi dan sebaiknya juga dihindari minuman yang berkafein atau mengantung ginsengKarena sebenarnya yang dibutuhkan tubuh saat itu adalah istirahatSelain itu juga yang terpenting melakukan olah raga secara teratur," ujar dokter yang dekat dengan kalangan wartawan itu.

Di awal keterangannya, Ari mengatakan, hal yang akan terjadi jika kita secara terus menerus menonton siaran langsung sepakbola baik sore, malam maupun dini hari adalah kurang tidurKelelahan serta stress yang tinggi juga akan sangat mengganggu proses metabolisme dan hormonal didalam tubuh kita"Dalam menonton pertandingan sepak bola kita akan merasa kecewa jika tim yang kita unggulkan kalah.Rasa kecewa inipun akan mengganggu tidur kita," ujarnya.

Kelelahan, lanjutnya, juga berhubungan dengan berbagai gangguan kesehatan seperti gangguan sistim pencernaan, gangguan sistim jantung dan pembuluh darah termasuk pembuluh darah otak serta penurunan daya tahan tubuhKurang tidur akibat menonton sepak bola sampai dini hari juga menimbulkan sakit kepala dan timbulnya migren (sakit kepala sebelah) maupun vertigo (pusing tujuh keliling)(sam/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Produksi Biogas dari Sampah


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler