Wagini Mendengar Suara di Dekat Tumpukan Batu Bata, Setelah Didekati, Geger

Rabu, 09 Maret 2022 – 15:37 WIB
Lokasi penemuan seorang bayi perempuan di Desa Purwodadi, Kecamatan Pagar Merbau, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Foto: Polsek Pagar Merbau

jpnn.com, DELI SERDANG - Wagini (59) tak mengira menemukan bayi yang dibuang orang tuanya di dekat tumpukan batu bata.

Kejadian itu pun membuat geger warga Desa Purwodadi, Kecamatan Pagar Merbau, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.

BACA JUGA: Petaka Cinta Sesama Jenis, Bayi MF Jadi Korban Kecemburuan Kekasih Ibunya

Mengenaskan, bayi malang itu dibuang dengan dibungkus kantong plastik.

Kapolsek Pagar Merbau Iptu R Sitompul mengatakan bayi berjenis kelamin perempuan itu ditemukan pada Selasa (8/3) sekitar pukul 05.30 WIB.

BACA JUGA: Gadis SMA Digagahi 2 Perangkat Desa, Hamil 5 Bulan, Pengakuan Tersangka Bikin Geram

Awalnya, salah seorang warga bernama Wagini mendengar suara tangisan bayi saat hendak memasak di dapurnya.

"Saat membuka jendela, dia mendengar ada suara tangisan," kata Iptu R Sitompul, Rabu (9/3).

BACA JUGA: Kapolres Datang, 20 Anggota Polsek Deg-Degan, Kapolsek Juga

Wagini kemudian membangunkan anaknya, Rajali (25) untuk mengecek sumber suara tersebut.

Setelah berjalan hampir 10 meter, tepatnya di sebuah kilang batu, Rajali menemukan bayi perempuan dibungkus plastik kresek biru tanpa dibalut kain.

"Kondisinya, tali pusat masih menempel," ujarnya.

Rajali lantas memanggil warga lalu membawa bayi malang itu ke Klinik Karoja Pagar Merbau.

"Dari keterangan Bidan Astiani, kondisi bayi sehat dan sudah diberi susu. Beratnya sekitar dua kilogram," jelas Iptu R Sitompul.

Dia menduga bayi tersebut hasil hubungan gelap.

Polisi kini masih menyelidiki siapa orang tua bayi tersebut.

"Diduga bayi perempuan itu baru dilahirkan sekitar tiga jam. Saat ini, bayi dalam perawatan tim medis di Klinik Pratama Karoja di Pagar Merbau,” pungkas dia. (mcr22/jpnnsumut)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Geger, Eggi Gantung Diri Sembari Live Instagram, Ayah Korban: Dia Sempat WA Aku


Redaktur & Reporter : Rasyid Ridha

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler