Wagub Djarot Minta Dokter Cilik Diberdayakan untuk Menegur Orang Tua

Minggu, 02 Oktober 2016 – 19:22 WIB
Djarot Saiful Hidayat. Foto: dok jpnn

jpnn.com - JAKARTA - Bertepatan dengan tahun baru Islam 1 Muharam, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) kembali melaksanakan lomba dokter kecil award 2016. Acara ini dilaksanakan di Balai Kota DKI Jakarta, Minggu (2/10).

Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengapresiasi kegiatan ini. Menurutnya kesehatan adalah bagian paling penting dari kehidupan sehari-hari.

BACA JUGA: Komplotan ABG Menodong Penikmat Car Free Day

"Ada lomba penghargaan dokter kecil ini syukur alhamdulillah, pas hari ini tepat pada 1 Muharam IDI mengadakan lomba kepada dokter kecil. Mereka memberikan contoh membuang sampah pada tempatnya, cuci tangan sebelum makan," kata Djarot saat membuka acara Dokter Kecil Award Tahun 2016 Tingkat Provinsi DKI Jakarta, Di Balai Kota, Jakarta Pusat, Minggu (2/10).

Djarot berharap adanya lomba dokter kecil ini bisa menjadi contoh di tiap sekolah. Sehingga anak-anak dari usia dini sudah memahami pentingnya arti kesehatan, baik bagi dirinya sendiri ataupun lingkungannya.

BACA JUGA: Tak Mempan Digertak, Sandiaga Balik Tantang Ahok dan Keluarganya

"Kira siapkan sebanyak mungkin dokter kecil di sekolah. Didik mereka supaya menjadi dokter kecil di lingkungannya masing-masing. Seperti kegiatan Unit Kesehatan Sekolah (UKS) di tiap sekolah. Kita didik supaya mereka jadi detektif yang bisa mencari jentik-jentik nyamuk di sekolahnya. Nanti bisa dikasih nilai plus," jelas Djarot.

"Contohnya, anak saya bilang, yah kok buang sampah sembarangan. Saya malunya setengah mati. Betul-betul anak ini bisa menyehatkan bangsa, untuk bisa menegur orang tuanya, lingkungannya. Kita bentuk kesadaanya sejak dini. Saya ini perokok, anak saya bilang, yah jangan merokok. Anak kecil ini bisa sekali mengetuk hati kita," sambung Djarot.

BACA JUGA: Nah, Kabareskrim Sebut Videotron Jumat Keramas Karena Kesengajaan

Sebab itu, kata dia, adanya program lomba dokter kecil ini bisa menjadi pemacu bagi pengenalan pentingnya hidup sehat.

"Ya minimal mengajak orang agar tidak membuang sampah sembarangan. Karena masyarakat kita belum bisa hijrah dari jorok ke bersih. Nah anak-anak bisa kita terjunkan untuk menyampaikan, jangan buang sampah sembarangan. Kalau yang negur sesama kita kan agak susah. Kalau yang negur anak-anak, pasti nurut tuh orang dewasa," terang Djarot.

Lebih jauh, Djarot mengaku pihaknya akan menggandeng dinas pendidikan agar di setiap sekolah ada Unit Kesehatan Sekolah (UKS).

"Nanti kita ajak kerjasama dinas pendidikan DKI Jakarta biar tiap sekolah ada UKS-nya dan ada dokter kecilnya," kata Djarot.

Selain itu, dia mengimbau kepada warga Jakarta untuk menjaga kesehatan dan menerapkan pola hidup sehat.

"Saat ini memang DKI Jakarta tingkat kemiskinannya paling rendah, perkembangan manusianya 78 persen, harapan hidupnya juga tinggi, sebab itu harus dibarengi dengan kesadaran menjaga kesehatan," pungkasnya. (dil/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Sopir Peugeot Ngebut, Bruakkk... Penumpang Go-Jek Tewas


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler