Nah, Kabareskrim Sebut Videotron Jumat Keramas Karena Kesengajaan

Minggu, 02 Oktober 2016 – 13:51 WIB
Kabareskrim Polri Komisaris Jenderal Ari Dono Sukmanto di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu (2/10). Foto: Elfany Kurniawan/JawaPos.Com

jpnn.com - JAKARTA - Kepala Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri  Komisaris Jenderal Ari Dono Sukmanto menyatakan, ada kesengajaan dalam penayangan video cabul di videotron dekat kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Jumat (30/9).

Kesimpulan itu merupakan hasil pemeriksaan terhadap sembilan saksi serta barang bukti yang disita dari PT Transito Adiman Jati selaku operator papan iklan berlayar light-emitting diode (LED) itu.

BACA JUGA: Sopir Peugeot Ngebut, Bruakkk... Penumpang Go-Jek Tewas

"Ada kesengajaan dan kelalaian di sana," tegas Ari sela-sela car free day di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Minggu (2/10).

Karenanya ia tak menggubris dalih yang menyebut vidotron itu dibobol peretas atau hacker sehingga diisi muatan video cabul.

BACA JUGA: Pesan Mas Anies: Please, Jangan Kaitkan Videotron Cabul dengan Ahok

Sebab, penyelidikan polisi menunjukkan hasil berbeda.

"Ngakunya kan diretas dan hacker. Kita tunggu hasil pemeriksaan," tegasnya.

BACA JUGA: JPO Pasar Minggu Roboh, Penyelidikan Polisi Mengarah ke Pemkot Jaksel

Menurut dia, sistem apa pun tentu memiliki perlindungan. Namun, tidak menutup kemungkinan ada unsur kelalaian.

Orang nomor satu di Bareskrim itu menegaskan, polisi terus mendalami kasus itu.

"Sudah sembilan saksi yang diperiksa," tegas Ari.

Sebelumnya pada Jumat (30/9) siang, sebuah videotron di Jalan Prapanca Raya, Kebayoran Baru menampilkan video berkategori 17 tahun ke atas.

Sontak saja, tayangan bokep -sebutan beken film khusus 17 tahun ke atas- pada videotron berukuran besar yang lokasinya dekat lampu lalu lintas kantor Walikota Jakarta Selatan itu mengagetkan pengguna jalan dan masyarakat sekitar.(boy/jpnn)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Sabar Ya, Polisi Belum Tentukan Tersangka JPO Roboh di Pasar Minggu


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler