Wagub Jakarta: PTM di 15 Sekolah Dihentikan

Minggu, 16 Januari 2022 – 13:37 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria. Foto: Ryana Aryadita/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Setelah ada temuan kasus COVID-19, pembelajaran tatap muka (PTM) dengan kapasitas 100 persen di 15 sekolah di DKI Jakarta dihentikan.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan sebelumnya pada Sabtu (15/1) dinas pendidikan sudah menghentikan PTM sebelas sekolah sehingga bertambah sebanyak empat sekolah yang ditutup dalam kurun satu hari.

BACA JUGA: 7 Sekolah di Jakarta Timur Ditemukan Kasus Covid-19, PTM Langsung Dihentikan

"PTM itu totalnya ini ada 19 kasus. Sekarang menjadi 15 sekolah (tutup), terakhir kemarin sebelas sekolah, sekarang meningkat menjadi 15 sekolah. Terakhir ada 12 kasus sekarang menjadi 19 kasus, 16 siswa dan tiga guru," ujar Riza Patria di Jakarta Selatan, Minggu.

Dia mewanti-wanti masyarakat untuk memperketat protokol kesehatan (prokes) dalam beraktivitas.

BACA JUGA: Haruna Bicara Kondisi Shin Tae Yong yang Sama dengan Luis Milla Dahulu

Dia juga meminta para orang tua peserta didik untuk memastikan anak-anaknya mematuhi protokol kesehatan sebelum dan sesudah mengikuti PTM di sekolah.

"Pergi ke sekolah, pulang segera kembali ke rumah," ujar Riza.

BACA JUGA: Fakta-Fakta Memalukan PNS Wanita Berjoget Sambil Memegang Botol Miras, Baca Nomor 4

Adapun ke-15 sekolah yang ditutup, yakni:

1. SDN Ceger 02 Pagi (3 siswa)
2. SDN Susukan 08 Pagi (1 siswa)
3. SDN Jati 01 Pagi (1 siswa)
4. SMP Islam Andalus (1 siswa)
5. SMP Labschool Kebayoran ( 1 guru)
6. SMP 62 Jakarta (1 guru)
7. SMP 252 Jakarta (1 siswa)
8. SMP Azhari Islamic School Rasuna (1 siswa)
9. SMA 71 Jakarta (1 siswa)
10. SMA Labscool Kebayoran (2 siswa dan 1 guru )
11. SMA 20 Jakarta (1 siswa)
12. SMA 6 Jakarta, (1 siswa)
13. SMA Pelita 3, (1 siswa)
14. SMK Asisi, (1 siswa)
15. SMKS Malaka Jakarta ( 1 siswa).

Adapun jumlah satuan pendidikan dari TK hingga SMA, SMK dan sederajat yang mengikuti PTM 100 persen di DKI Jakarta mencapai 10.429 sekolah.

Terkait dengan adanya masukan dari berbagai pihak untuk mengevaluasi PTM tersebut, Wagub Ariza mengatakan, Pemprov DKI akan mempertimbangkannya dan terus mengupayakan pelaksanaan PTM berjalan dengan baik.

Berdasarkan ketentuan pelaksanaan PTM DKI memenuhi syarat melaksanakan PTM 100 persen sesuai surat keputusan bersama (SKB) empat menteri.

Adapun syarat yang dipenuhi DKI di antaranya sekolah yang melaksanakan PTM 100 persen daerah dengan PPKM Level 1 atau Level 2.

Kemudian kedua, capaian vaksinasi tenaga pendidik dan peserta didik di atas 80 persen dan lansia di atas 50 persen.

"DKI vaksin pendidik 91 persen, tenaga kependidikan 89 persen, lansianya lebih dari 71 persen dan peserta didik sudah lebih dari 98 persen. Jadi Jakarta memenuhi syarat melaksanakan PTM 100 persen," kata Riza. (antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler