Wagub Uu Bersama Pelajar Jabar Deklarasikan Anti Radikalisme

Kamis, 21 November 2019 – 20:05 WIB
Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum (Foto: Humas Jabar)

jpnn.com, CIANJUR - Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum bersama perwakilan pelajar se-Jabar yang ikut dalam gelaran Milenials Camp mendeklarasikan anti radikalisme di Bumi Perkemahan Mandalawangi, Kabupaten Cianjur, Rabu (20/11).

Dalam kesempatan itu, Uu mengatakan, dengan penguatan nilai-nilai Pancasila, pelajar dapat menjadi pihak terdepan dalam mendeteksi radikalisme. Oleh sebab itu, dia menilai kegiatan Milenials Camp tersebut sangat penting dan bermanfaat bagi pelajar.

BACA JUGA: Turunkan Angka Stunting, Wagub Launching Desa Cageur

”Harapan kami ke milenial yang nantinya meneruskan estafet kepemimpinan harus berkomitmen memilki rasa patriotisme yang kuat,” kata Uu, usai menutup acara.

”Harapan kami, mereka yang sudah belajar disampaikan kepada siswa lainnya dan teman-temannya termasuk dari guru juga,” imbuhnya.

BACA JUGA: Atalia Ridwan Kamil Sebut Pengembangan Diri Remaja Perlu Diperhatikan

Uu juga menyatakan, pelajar atau generasi muda Jabar harus mempertahankan dasar negara Indonesia.

”Sering kita lihat di media seolah-olah ada gerakan yang akan merongrong dasar negara, seandainya hal itu ada maka anak muda harus melawan gerakan mereka sebagai agen intelektual,” katanya.

BACA JUGA: Bantuan Hibah ke BPSK Rp 7.7 Miliar

Dalam kegiatan tersebut, BNPT (Badan Nasional Penanggulangan Terorisme) ikut memberikan materi guna meningkatkan kesadaran pelajar akan bahaya radikalisme, terorisme, dan hoaks.

Menurutnya, sebagai calon pemimpin, para pelajar harus mempunyai komitmen bersama yaitu memiliki rasa nasionalisme yang hebat dan nilai patriotisme yang kuat. Sehingga, nilai-nilai kebangsaan menjadi pijakan yang kuat.

”Jika nasionalime dan patriotisme sudah tertancap dalam diri pelajar milenial saat ini maka mereka akan mencintai tanah airnya dan melupakan perbedaan. Hal ini tentu akan memupuk kebersamaan yang akan menjadikan negara ini kuat dan hebat,” ujarnya.

Untuk itu, Uu menitipkan empat hal agar milenial bisa menjadi pemimpin sukses di masa depan. Pertama, kata Uu, harus menguasai teknologi. Sebab, barang siapa yang menguasai teknologi maka ia yang akan menguasai dunia. Kedua, harus pandai berkomunikasi, yakni bisa menyampaikan ide-ide cemerlang dengan baik. Ketiga, pandai bekerja sama.

”Makanya, jika ada kesempatan dalam berorganisasi, silakan selami dan dalami sebagai wadah atau kesempatan untuk menjalin kerja sama yang baik,” jelasnya.

Sedangkan keempat, tambah Uu, kuatkan keimanan dan ketakwaan.

”Sehebat apapun jabatan dan kedudukan, jika tidak memiliki keimanan dan ketakwaan, tidak akan ada apa-apanya,” tegasnya.

Dia juga menekankan kepada para pelajar untuk tidak menilai Indonesia milik satu golongan, agama atau ras tertentu. Jika ada yang menganggap demikian, harus dilawan. Beri pengertian dan jelaskan bahwa Indonesia adalah satu.

”Akhir-akhir ini memang banyak pemberitaan yang seolah-olah ada kelompok atau gerakan yang akan merongrong negara. Seandainya ada dan kalian mendengar maka harus dilawan dan dicegah. Di sini, dalam acara Milenials Camp ini, diharapkan bisa meningkatkan rasa nasionalisme di kalangan pelajar,” pungkasnya.(*)


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler