Wahai Mas Arief Poyuono, Ini Ada Pesan dari Mbak Puan

Rabu, 02 Agustus 2017 – 19:41 WIB
Politikus PDI Perjuangan Puan Maharani. Foto: dokumen JPNN.Com

jpnn.com, JAKARTA - Politikus PDI Perjuangan Puan Maharani bereaksi atas tudingan yang menyebut partainya sama dengan Partai Komunis Indonesia (PKI). Menurut Puan, dalam berpolitik semestinya bisa mengedepankan etika dan tidak menghujat.

"Saya tidak bicara partai per partai. Menurut saya, berpolitik itu harusnya dilakukan dengan etika,” ujar Puan di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (2/8).

BACA JUGA: ‘Kalau Ibu Ketua Umum Bilang Besok Berhenti, ya Berhenti’

Memang, menjadi menteri koordinator pembangunan manusia dan kebudayaan membuat Puan harus nonaktif dari posisi ketua DPP PDIP bidang politik dan hubungan antarlembaga. Namun, Puan sebagai kader PDIP tak rela partainya dihujat.

Puan menambahkan, demokrasi harus dijalankan dengan cara yang santun dan beretika. Karena itu, tak semestinya berdemokrasi dengan saling hujat dan menjelek-jelekkan.

BACA JUGA: Sori, Bu Mega Ogah Tanggapi Tudingan soal PDIP seperti PKI

 “Jadi dalam artian tidak usahlah berkomentar yang saling menghujat tanpa kemudian data yang jelas," ucapnya.

Pernyataan Puan itu sebagai respons atas tudingan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra yang menyebut PDIP sama dengan PKI. Arief yang melayangkan permintaan maaf secara tertulis ke Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri bahkan terancam sanksi internal dari Gerindra.(fat/jpnn)

BACA JUGA: Menko PMK Gelorakan Gerakan Revolusi Mental Untuk Penyelamatan Hutan

BACA ARTIKEL LAINNYA... Setelah soal PKI, PDIP akan Diserang Isu Anti-Islam, Tergantung Order


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler