jpnn.com - JAKARTA - Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak mengimbau umat Islam di seluruh Indonesia dan umat beragama lainnya agar tidak memberikan dukungan maupun memilih calon kepala daerah yang memiliki rekam jejak sebagai pemburu rente maupun terseret korupsi.
"Karena korupsi adalah satu masalah utama yang menyebabkan perlambatan pembangunan dan pelayanan publik di daerah," ujar Dahnil, Senin (27/7).
BACA JUGA: Buronan Interpol Ini Akhirnya Pasrah Diekstradisi ke AS
Karenanya Dahnil mengingatkan umat Islam agar tidak tertipu retorika, propaganda maupun penggunaan simbol-simbol agama untuk menarik simpati pemilih.
"Saya juga mendesak partai politik baik partai Islam maupun partai lain tidak mencalonkan mereka yang terindikasi memiliki rekam jejak buruk dan terkait kasus korupsi baik langsung maupun tidak," ujarnya.
BACA JUGA: Mas Gatot dan Istri Mudanya Kelelahan
Pilkada, kata Dahnil, merupakan momentum yang sangat baik untuk menghadirkan pemerintahan daerah yang bersih dan bebas korupsi. Karena itu bila publik khususnya umat Islam masih menoleransi pelaku korupsi untuk memimpin daerah, katanya, maka maka perbaikan pembangunan dan pelayanan publik tidak pernah akan terwujud.
"Bagi Islam, perlawanan terhadap korupsi adalah fardu ain," ujar Dahnil.(gir/jpnn)
BACA JUGA: Kapolri Sambut Baik Ajakan PM Inggris Terkait Kerjasama Berantas Teroris
BACA ARTIKEL LAINNYA... KAI Berhasil Ringkus Calo Berkedok Identitas Palsu
Redaktur : Tim Redaksi