Wakasal Tantang PT CMS Berinovasi Bangun Kapal Perang yang Hemat Bahan Bakar

Rabu, 14 Desember 2022 – 00:05 WIB
Wakasal Laksamana Madya TNI Ahmadi Heri Purwono saat pelaksanaan First Steel Cutting dan Keel Laying pembangunan 2 (dua) Kapal Patroli Cepat 60 Meter Multiyears Tahun 2022, 2023, dan 2024 di PT Caputra Mitra Sejati (CMS) Banten, Jumat (9/12). Foto: Dispenal

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksamana Madya TNI Ahmadi Heri Purwono menantang industri pertahanan dalam negeri, yaitu PT Caputra Mitra Sejati (CMS) untuk dapat menciptakan inovasi dalam membangun kapal perang yang hemat bahan bakar.

Laksdya Heri Purnowo menyampaikan hal itu merespons tingginya kebutuhan bahan bakar kapal perang dalam melaksanakan operasi di tengah situasi ekonomi saat ini.

BACA JUGA: Berjabat Tangan, PM Malaysia dan Erdogan Sepakat soal Perbankan Islam hingga Industri Pertahanan

Dia menyebut sampai saat ini TNI AL hanya mampu menggerakkan 50 kapal. Berdasarkan persiapan bahan bakar, rata-rata kapal perang dalam melaksanakan operasi membutuhkan sekitar 15-20 ton.

“Oleh karena itu, perkiraan anggaran yang diperlukan cukup besar,” kata Wakasal saat pelaksanaan First Steel Cutting dan Keel Laying  pembangunan 2 (dua)  Kapal Patroli Cepat 60 Meter Multiyears TA. 2022, 2023, dan 2024 di PT. Caputra Mitra Sejati (CMS) Banten, Jumat (9/12).

BACA JUGA: Mengamankan KTT G20, TNI AL Mengerahkan 14 Kapal Perang Berstatus Siap Tempur

Heri menjelaskan pembangunan kedua kapal ini dipercayakan kepada PT. Caputra Mitra Sejati (CMS) Banten yang akan diselesaikan selama 26 bulan.

Menurut Heri, kedua kapal ini akan memperkuat Koarmada III Sorong.

BACA JUGA: Wakasal Pimpin Apel Khusus Seusai Libur Bersama Lebaran 2022, Nih Pesannya

Lebih lanjut, Heri menjelaskan keberadaan PT. CMS sebagai salah satu industri pertahanan bidang maritim untuk mewujudkan kemandirian bangsa dalam membangun industri pertahanan dalam negeri.

“Saya kira itu sebuah tantangan. Oleh karena itu, mari kita menggunakan kandungan dalam negeri dalam pembangunan kapal ini seperti peralatan komunikasi maupun peralatan-peralatan kapal yang bisa dibuat oleh pabrikan-pabrikan di Indonesia," kata Laksdya Heri.

Sementara itu, Direktur PT. CMS Kriss Pramono menyampaikan ucapan terimakasih atas kepercayaan yang diberikan kepada PT. CMS untuk membangun kembali 2 Kapal Patroli Cepat 60 M yang ke 10 dan 11.

"Saya juga berharap semoga kedepan PT. CMS diberi kepercayaan untuk membangun kapal Kombatan yang dilengkapi dengan CMS,” katanya.

Kedua kapal patrol cepat ini memiliki spesifikasi panjang seluruh (LOA) 61.20 meter, lebar 8,50 meter, tinggi 4,95, kecepatan penuh 24 knot, kecepatan jelajah 17 knot, kecepatan ekonomis 15 knot, akomodasi untuk 50 ABK dan 5 cadangan.

Kapal patroli cepat ini juga dilengkapi dengan persenjataan Meriam 40 mm serta dilengkapi Firing Control System dan Meriam kaliber ringan 12,7 mm.(fri/jpnn)


Redaktur & Reporter : Friederich Batari

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler