Wakil Jaksa Agung Bantah Terlibat Konspirasi Gulingkan ST Burhanuddin

Senin, 25 Oktober 2021 – 19:04 WIB
Jaksa Agung ST Burhanuddin. Foto: dok pribadi for JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Kejaksaan Agung kembali diserang fitnah. Tidak tanggung-tanggung, kali ini ada pihak yang berusaha mengadu domba Jaksa Agung ST Burhanuddin dengan wakilnya Setia Untung Arimauladi.

Sebuah pesan elektronik berisi seruan agar jaksa agung dicopot beredar lewat WhatsApp, Senin (25/10).

BACA JUGA: Jaksa Agung Ungkap 11,4 Persen Anak Buahnya Belum Lapor LHKPN

Pesan dari DPP Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu (DPP Pekat IB) juga berisi dukungan terhadap Setia Untung untuk jadi jaksa agung yang baru.

Terkait hal itu, Kapuspenkum Kejaksaan Agung (Kejagung) Leonard Eben Ezer Simanjuntak menyampaikan bantahan dari Wakil Jaksa Agung.

BACA JUGA: Jaksa Agung Instruksikan Kejati DIY Kawal Proyek Kereta Bandara

"Bapak Wakil Jaksa Agung tidak pernah melakukan konspirasi ataupun menyetujui isi pesan WhatsApp dimaksud dengan mengatasnamakan DPP Pekat IB untuk mengajak atau mendukung konspirasi mencopot Jaksa Agung RI atau mendukung Wakil Jaksa Agung RI untuk menjadi Jaksa Agung RI," jelas Leonard dalam keterangan tertulis, Senin (25/10).

Leonard juga menegaskan bahwa Setia Untung berkomitmen penuh menjalankan tugasnya membantu Jaksa Agung dalam setiap program kerja dan kebijakan.

BACA JUGA: Pakar Mengapresiasi Terobosan Jaksa Agung di Bidang Hukum

Selain itu, lanjut Leonard, Setia Untung selaku ketua Persatuan Jaksa Indonessia (PJI) memastikan bahwa menyampaikan seluruh jajaran pengurus organisasi tersebut mendukung penuh kepemimpinan ST Burhanuddin.

"Bapak Wakil Jaksa Agung meminta kepada DPP Pekat IB dan kepada siapapun untuk tidak menggunakan nama Bapak Setia Untung Arimuladi, guna kepentingan pribadi ataupun kelompok tertentu dalam upaya yang dapat merusak citra kewibawaan Bapak Jaksa Agung maupun institusi Kejaksaan," ujar dia.

Masih menurut Leonard, Wakil Jaksa Agung menegaskan bahwa sampai saat ini, seluruh elemen kejaksaan di pusat dan daerah tetap solid bersama Jaksa Agung ST Burhanudin dalam membangun Kejaksaan Republik Indonesia menjadi lebih baik dan dipercaya masyarakat

“Diharapkan tidak ada pihak lainnya yang menggunakan nama pimpinan Kejaksaan Agung untuk kepentingan tertentu yang akan membuat polemik di masyarakat," tutup dia. (dil/jpnn)

Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:


Redaktur & Reporter : Adil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler