Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat Tekankan Pentingnya Penguatan Nasionalisme Anak Bangsa

Rabu, 16 Agustus 2023 – 17:37 WIB
Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat mengingatkan tanpa penguatan idealisme dan nasionalisme anak bangsa berpotensi menghadirkan ancaman dalam proses bernegara. Foto: Humas MPR RI

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat mengingatkan afar peningkatan keterampilan dan akademis untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045 harus dibarengi dengan penguatan idealisme dan nasionalisme setiap anak bangsa.

"Bonus demografi merupakan modal penting bagi bangsa ini untuk mencapai target menuju Indonesia Emas 2045," kata Lestari Moerdijat seusai menghadiri Sidang Tahunan MPR dan Pidato Kenegaraan Presiden RI di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (16/8).

BACA JUGA: Wakil Ketua MPR Ungkap Sejumlah Tantangan Mewujudkan Generasi Muda Berkualitas

Menurut Lestari, terpenting semua pihak harus sepakat bahwa Indonesia Emas 2045 adalah kesempatan bangsa ini untuk mewujudkan Indonesia sebagai salah satu kekuatan dunia.

"Saat ini, di era globalisasi yang diwarnai dengan berbagai perubahan, pemerintah sudah merealisasikan program pembangunan untuk menancapkan dasar-dasar untuk mencapai target Indonesia Emas 2024," ujar Rerie yang akrab disapa.

BACA JUGA: Lestari Moerdijat Sebut Pendidikan Karakter Sejak Dini jadi Modal Bangun Nasionalisme

Legislator dari Dapil Jawa Tengah II itu menyebutkan pada 2030 mendatang, jumlah usia produktif di Indonesia akan mendominasi komposisi demografi.

Karena itu, lanjut Rerie menjelaskan, pada 15 tahun kemudian kelompok produktif itu sudah matang dan menjadi pemangku kebijakan di negeri ini.

"Sehingga upaya untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan anak bangsa melalui pembangunan sektor pendidikan dan kesehatan yang merata merupakan langkah penting yang harus direalisasikan sejak dini," tegasnya.

Namun, lanjut Rerie mengingatkan, upaya tersebut harus dibarengi dengan pemahaman yang kuat anak bangsa terhadap nilai-nilai kebangsaan dalam proses berbangsa dan bernegara.

"Peningkatan kemampuan anak bangsa tanpa penguatan idealisme dan nasionalisme yang kuat malah berpotensi menghadirkan ancaman dalam proses bernegara," ujarnya.

Karena itu, Rerie menegaskan, setiap anak bangsa harus benar-benar memahami nilai-nilai yang tertuang dalam empat konsensus kebangsaan, yaitu Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Rerie pun mengajak semua pihak terus mengamalkan nilai-nilai yang diamanahkan empat konsensus kebangsaan itu.

Selain itu, dia juga bertekad menggencarkan sosialisasi empat konsensus kebangsaan yang merupakan salah satu tugas dari anggota MPR. (mrk/jpnn)


Redaktur : Sutresno Wahyudi
Reporter : Sutresno Wahyudi, Sutresno Wahyudi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler