Wakili Kemenparekraf, Angela Terima Anugerah Keterbukaan Informasi Badan Publik

Jumat, 22 November 2019 – 23:08 WIB
Wakil Menteri Parekraf Angela Tanoesoedibjo menerima penganugerahan Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi Badan Publik Tahun 2019 di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Kamis (21/11/2019). Foto: Kemenpar

jpnn.com, JAKARTA - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menyabet Anugerah Keterbukaan Informasi Badan Publik 2019. 

Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo hadir menerima penghargaan Badan Publik Menuju Informatif bagi Kemenparekraf tersebut di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Kamis (21/11/2019).

BACA JUGA: Wishnutama-Angela Targetkan Pariwisata Jadi Penyumbang Devisa Terbesar

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Ketua Komisi Informasi Pusat I Gede Narayana.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin menyampaikan apresiasinya terhadap badan publik yang telah meraih Anugerah Keterbukaan Informasi Badan Publik.

BACA JUGA: Angela Tanoesoedibjo: Teknologi Digital Partner Industri Kreatif

"Kita melaksanakan penilaian ini, karena menyadari pentingnya informasi bagi masyarakat, merupakan hak yang dijamin Undang-Undang. Oleh karenanya, memberi informasi publik menjadi kewajiban," tuturnya. 

UUD 1945 Pasal 28F menyebutkan, setiap orang berhak untuk berkomunikasi dan memperoleh Informasi untuk mengembangkan pribadi dan lingkungan sosialnya serta berhak untuk mencari, memperoleh, memiliki dan menyimpan informasi dengan menggunakan segala jenis saluran yang tersedia.

Kiai Ma'ruf menegaskan pemerintah memiliki komitmen untuk menghadirkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan, untuk itu dukungan semua pihak diharapkan untuk mewujudkannya. "Salah satu misi pemerintah adalah mewujudkan pengelolaan pemerintahan yang bersih. Menjadi tepercaya mustahil tanpa keterbukaan, transparansi," ungkapnya.

Dia berharap Anugerah Keterbukaan Informasi Badan Publik 2019 bisa menjadi pemacu badan publik lainnya untuk lebih terbuka dan transparan dalam tata kelolanya.

Kiai Ma'ruf berharap setiap badan publik bisa mengambil peran dalan menangkal hoaks yang bisa menciptakan kegaduhan bahkan memecah-belah bangsa.

"Masih ada tantangan untuk menjadi badan publik yang dipercaya. Saya minta, badan publik bisa meningkatkan kualitas konten yang disampaikan. Badan publik harus mampu menjadi ujung tombak penangkal hoaks," katanya.

Selain Kemenparekraf, Anugerah Keterbukaan Informasi Badan Publik 2019 diberikan kepada 10 kementerian lain berdasarkan Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2019.  

Selain kementerian, penghargaan diberikan kepada 6 kategori lain yakni lembaga negara dan lembaga pemerintah non-kementerian, lembaga non-struktural, pemerintah provinsi, BUMN, perguruan tinggi negeri, dan partai politik.

Acara tersebut dihadiri jajaran Menteri Kabinet Indonesia Maju, kepala lembaga setingkat menteri, kepala daerah dan beberapa rektor universitas negeri. (jos/jpnn)


Redaktur & Reporter : Ragil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler