Wali Kota Tegaskan Siring Tendean Bebas PKL

Jumat, 25 Maret 2016 – 09:38 WIB
Ilustrasi. Foto: JPNN

jpnn.com - BANJARMASIN – Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina tetap berpegang teguh pada pendiriannya. Dia menegaskan, Siring Pierre Tendean tak boleh digunakan untuk pedagang kaki lima.

Kawasan ramai pengunjung itu tetap akan difungsikan sebagai taman dan pedestrian. Selama setengah tahun terakhir, kawasan itu memang selalu dipenuhi para pedagang liar.

BACA JUGA: Duarrr! Kapal Meledak, Pemilik Kapal dan Empat ABK Terbakar

"Saya pernah melihat seorang ibu mendorong kereta bayinya. Dia terjebak di tengah-tengah pasar dan pengunjung siring, tak bisa bergerak ke mana-mana. Saya takut sekali, ini membahayakan," tegas Ibnu, Kamis (24/3).

Karena itu, Ibnu meminta para pedagang yang digusur lebih bersabar. Sebab, Pemkot Banjarmasin tengah mencari solusi untuk para pedagang itu. Ibnu juga meminta data yang akurat terkait jumlah pedagang untuk memudahkan proses relokasi.

BACA JUGA: Wali Kota Balikpapan Akhirnya Curhat pada Jokowi

Tashudi, perwakilan pedagang meminta pencarian solusi tidak kelewat lama. "Perputaran uangnya luar biasa. Akhir pekan di siring itu antara Rp 200 juta sampai Rp 500 juta. Kalau kelamaan, berapa potensi ekonomi kami yang hilang," jelasnya. (fud/az/dye/jos/jpnn)

BACA JUGA: Ngeri! Gedung SD Terbakar saat Jam Belajar

BACA ARTIKEL LAINNYA... WNA jadi Terapis di Surabaya Ketahuan Imigrasi, Gini Jadinya


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler