Wamen ATR/BPN Takankan Pentingnya Bimbingan Teknis untuk Rencana Kerja 2023

Sabtu, 27 November 2021 – 20:06 WIB
Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Partanahan Nasional (Wamen ATR/WaKa BPN) Surya Tjandra dalam acara Penyiapan Penyusunan Rencana Kerja Kementerian ATR/BPN Tahun 2023, Kamis (25/11)

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Partanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN) Surya Tjandra mengatakan bahwa harus ada strategi dan sinergi khususnya untuk kegiatan perencanaan dalam suatu organisasi. 

“Perencanaan akan menyatukan dan memberikan arah dalam pekerjaan kita," ungakapnya dalam pertemuan Penyiapan Penyusunan Rencana Kerja Kementerian ATR/BPN Tahun 2023, Kamis (25/11).

Pada kegiatan yang diselenggarakan Biro Perencanaan dan Kerja Sama kepada seluruh satuan kerja Kementerian ATR/BPN tersebut, Wamen Surya menekan pentingnya aktif merespon kebutuhan masyarakat.

"Dalam merencanakan, kita juga harus aktif merespons kebutuhan yang berkembang di masyarakat dan pemerintah punya kesempatan untuk menyiapkan strategi ke depan,” ujarnya di Hotel Aryaduta, Denpasar, Bali.

Wamen Surya menambahkan Rencana Strategis (Renstra) kegiatan Kementerian ATR/BPN tahun depan, selain fokus kepada transformasi digital, juga akan fokus kepada tata ruang

“Nah, tahun depan Kementerian ATR/BPN efektif memfasilitasi proses penyusunan tata ruang di daerah, salah satunya melalui Bimbingan Teknis," katanya.

"Jadi, penting untuk dikonsolidasikan pada acara ini karena dihadiri oleh perwakilan satuan kerja Kementerian ATR/BPN di tingkat daerah,” tambah Wamen Surya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama Gabriel Triwibawa memaparkan pada 2020-2024 Renstra harus menjadi pegangan bagi jajaran Kementerian ATR/BPN.

“Satuan kerja Kementerian ATR/BPN di tingkat daerah provinsi ini kan memiliki Kepala Bagian Tata Usaha, sebagai pembantu dari Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi yang mengorganisasikan seluruh bidang-bidang agar menjadi satu tubuh," ujar Gabriel.

Tujuan dari kegiatan ini menurut Gabriel sebagai langkah menyatukan pemahaman.

"Itulah alasan kenapa pada akhir tahun ini kita adakan kegiatan ini. Tujuannya untuk mengonsolidasikan agar Kepala Bagian Tata Usaha ini, bisa berperan dalam menyatukan persepsi, tekad, niat, visi-misi bersama,” ujarnya.

Gabriel menambahkan Presiden RI telah memerintahkan untuk menerapkan pemerintahan Dilan (Digital Melayani). 

Kementerian ATR/BPN juga sudah mentransformasikan layanannya ke arah digital. 

“Maka dari itu, salah satu fokus Rencana Strategis yang akan terus kita fokuskan adalah transformasi digital,” ungkapnya. (mcr18/jpnn)

Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:

BACA JUGA: Program Kementerian ATR/BPN Membuat Suryadin & Cecep Senang


Redaktur : Elvi Robia
Reporter : Mercurius Thomos Mone

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler