Wapres Resmikan Kawasan Sains Kurnaen di Lombok Utara, ini Tujuannya

Sabtu, 18 Maret 2023 – 01:29 WIB
Wakil Presiden Ma’ruf Amin saat meresmikan Kawasan Sains Kurnaen Sumadiharga Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Desa Malaka, Lombok Utara. Foto: Edi Suryansyah/JPNN.com

jpnn.com, LOMBOK UTARA - Jpnn.com, LOMBOK UTARA- Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin meresmikan Kawasan Sains Kurnaen Sumadiharga Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Desa Malaka, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara, pada Kamis (16/3). 

BRIN tersebut direncanakan sebagai fasilitas riset dan inovasi produk halal berbasis maritim nasional. 

Wapres Ma’ruf Amin dalam sambutannya mengatakan, peresmian kawasan ini dalam rangka mewujudkan target Pemerintah untuk menjadikan Indonesia sebagai pusat halal dunia pada tahun 2024. 

Untuk itu, lanjut dia, BRIN berupaya memperkuat ekosistem produk halal dan mengakselerasi pertumbuhan industri produk halal dalam negeri.

"Permintaan akan produk halal mengalami perkembangan yang sangat pesat. Label halal kini dapat memperkuat citra produk dan perusahaan," kata Ma'ruf Amin, di Pemenang. 

Selain itu, Wapres menegaskan bahwa, perilaku mengkonsumsi produk halal saat ini sebagai sebuah pola hidup masyarakat, baik di tingkat nasional hingga global. 

Oleh karena itu, Pemerintah melihat ada potensi besar yang dimiliki industri halal ini. 

Dengan demikian,lanjut Wapres, BRIN ini akan menjadikannya sebagai salah satu mesin utama dalam menggerakkan pertumbuhan ekonomi nasional. 

"Potensi ini harus dimanfaatkan dengan baik," ujar Ma'ruf. 

Menurutnya, peluang yang berharga ini harus dioptimalkan melalui sinergi dan kolaborasi semua pemangku kepentingan. 

Di sisi lain, pengembangan dan pemanfaatan teknologi dan inovasi ini harus ditingkatkan,

"Itu semua supaya produk halal Indonesia memiliki daya saing tinggi di tataran global," tuturnya.

Untuk itu, kata Ma'ruf, fasilitas yang dimiliki oleh BRIN ini merupakan salah satu upaya nyata dalam penyediaan fasilitas riset dan inovasi produk halal.

“BRIN memiliki beberapa fasilitas untuk riset deteksi produk halal yang berlokasi di Cibinong, Serpong, serta Playen-Gunungkidul," sebut Ma'ruf. 

Tempat yang sama, Kepala BRIN, Laksana Tri Handoko mengatakan, Kawasan Sains Kurnen Sumadiharga dibangun melalui program di bawah koordinasi Bank Dunia. 


Melalui hal itu kemudian, dilengkapi fasilitas serta peralatan modern, sehingga dapat melakukan riset dan inovasi dalam pengembangan produk halal berbasis maritim.

“Fasilitas yang ada saat ini dibangun melalui pendanaan program Coremap dari Bank Dunia tahun 2019-2022," katanya. 

Handoko menjelaskan, fasilitas ini mendukung berbagai riset yang menghasilkan bahan baku produk halal. 

Produk yang dimaksud adalah berupa biota laut secara baik dan berkelanjutan.

"Fasilitas ini diharapkan meningkatkan kualitas bahan baku produk halal dan pengembangan produk halal," ucapnya.

Disebutkan, adapun fasilitas utama di Kawasan sains ini, seperti fasilitas riset biota laut berupa laboratorium basah, keramba jaring apung, dan longline. 

Selain itu, ada juga fasilitas pengembangan produk halal dan laboratorium Analisa, yang dilengkapi peralatan karakterisasi modern. 

Kemudian untuk fasilitas pendukung berupa co-working space, auditorium, ruang rapat, dan mess.

“Fasilitas yang ada merupakan sarana open platform yang sangat penting bagi para pelaku industri halal di Indonesia," pungkasnya.(mcr38/jpnn) 

BACA JUGA: Pembunuh Sadis di Lombok Tengah Terancam Dibui Seumur Hidup


Redaktur : M. Adil Syarif
Reporter : Edi Suryansyah

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler