Warga Anggap DPRD Kotim Letoy

Selasa, 26 April 2016 – 06:50 WIB
Ilustrasi. Foto: JPNN

jpnn.com - SAMPIT – Kantor DPRD Kotawaringin Timur digeruduk ratusan warga Tumbang Kalang, Kecamatan Antang Kalang, Senin (25/4) kemarin. Warga membawa sejumlah spanduk yang isinya mengecam PT Bangkitgiat Usaha Mandiri (BUM).

Pasalnya, BUM telah mengabaikan kewajibanya selama 20 tahun kepada masyarakat sekitar kebun .

BACA JUGA: Mantap! Sebentar Lagi Bromo Punya Badan Otorita

“Sudah 20 tahun PT BUM bercokol di tanah kami, dan sudah 15 tahun mereka memanen hasilnya, namun sampai hari ini, tidak ada kontribusi mereka terhadap warga lokal,” ungkap Hardi, koordinator demo kemarin.

Mereka berharap, demo itu bisa membuat pemerintah lebih perhatian pada warga.

BACA JUGA: Sudah Kepergok, Eh...Si Cowok Ngeles Cuma Mau Antar Pipis

Adapun lima tuntutan pendemo adalah terkait plasma masyarakat, pelecehan situs budaya lokal oleh PT BUM, pengelolaan limbah, penerimaan tenaga kerja lokal dan tumpang tindih lahan.

“Sayangnya pejabat di sini, termasuk anggota DPRD Kotim tidak ada yang berani dengan PT BUM. Semua membela PT BUM. Dan mereka sepertinya ingin mengadu antara masyarakat dengan PT BUM. Padahal, permasalahan antara warga dan PT BUM sangat rawan terjadi konflik, kalau tidak segera diselesaikan,” ungkapnya. (son/bud/jos/jpnn)

BACA JUGA: Belum Ada Kejelasan, Keluarga Kapten Disandera Kian Cemas

 

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... HOT NEWS! Ahok Terancam Dipenjara 5 Tahun


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler