Warga Keluhkan Debu Tebal

Minggu, 29 Januari 2012 – 03:07 WIB

KUALATUNGKAL – Warga mengeluhkan debu yang ada di sepanjang jalan di Kecamatan Tebing Tinggi semakin menjadi. Kondisi ini diperparah karena intensitas hujan mulai menurun sehingga debu semakin tebal.

Sani, salah seorang warga Tebing Tinggi mengatakan, dalam beberapa hari ini kondisi debu semakin tebal, karena dalam beberapa minggu terakhir ini tidak ada hujan. “Kondisi debunya tambah tebal, karena nggak ada turun hujan, dan apalagi penyiraman juga tidak ada,” katanya, Jumat (27/1) lalu.

Menurut Sani, untuk penyiraman debu di Jalan Tebing Tinggi tersebut, pihak perusahaan PT. WKS telah menunjuk sub kontraktor untuk melakukan penyiraman.  Hanya saja penyiraman hanya dilakukan dua kali saja dalam sehari sehingga tak begitu mampu menghilangkan debu yang ada sepanjang hari.

“Penyiramannya cuma dua kali sehari, pagi dan sore, sehingga kalau siang hari debu kembali tebal,” ungkapnya.

Debu yang tebal tersebut tidak hanya melingkupi jalanan dan mengganggu aktivitas pengguna jalan. Akan tetapi, debu tersebut juga mencapai rumah miik warga yang berada di pinggir jalan tersebut.

Juga kondisi yang ada membahayakan bagi pengendara sepeda motor. Karena tebalnya debu bisa menyebabkan ban motor tergelincir dan oleng. “Kondisi seperti ini (debu tebal) berbahaya bagi pengendara sepeda motor, karena bisa tergelincir,” sebutnya.

Pantauan di lapangan, tampak kondisi debu jalan di Tebing Tinggi meliputi sepanjang KM 3 hingga KM 10, memang tampak semakin menebal dengan cuaca kemarau yang ada. Saat ini, dari sumber data Puskesmas Purwodadi, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Tanjab Barat, tercatat pengidap penyakit ISPA menempati posisi teratas mengungguli penyakit diare. (hen)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Ilegal Loging Kian Marak di Sikka


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler