Warga Kembali Blokir Jalan di Madina, Ternyata Ini Penyebabnya

Kamis, 02 Juli 2020 – 22:47 WIB
Pemblokiran Jalinsum di Desa Mompang Julu, Madina. Foto: ANTARA/HO

jpnn.com, MADINA - Warga Desa Mompang Julu Kecamatan Panyabungan Utara Kabupaten Mandailing Natal kembali melakukan pemblokiran Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) pada Kamis (2/7).

Pemblokiran diduga buntut warga yang diamankan terkait aksi unjuk rasa berujung kericuhan beberapa waktu lalu.

BACA JUGA: Pascakerusuhan di Mandailing Natal, Warga Berjaga-jaga Antisipasi Penangkapan

Dari informasi yang dihimpun di lapangan mereka tidak menerima aparat kepolisian melakukan penahanan terhadap dua warga pada peristiwa kerusuhan yang terjadi pada Senin (29/06).

Pemblokiran Jalinsum ini dimulai pada 10.20 Wib.

BACA JUGA: Istri Tiga Hari Tak Pulang, Suami Malah Nekat Berbuat Terlarang di Rumah

Para warga dan anak-anak terlihat membuat blokade jalan dengan memasang meja, taratak kayu.

Akibat pemblokiran ini aktivitas lalulintas arah Medan - Padang dan sebaliknya mengalami lumpuh total.

BACA JUGA: Dua Pemuda Bertikai hingga Berujung Duel Maut, Satu Terkapar Tak Bernapas Lagi

Ps Kabag Ops Sat Brimob Polda Sumut Kompol Heriyono yang dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut.

"Iya benar ada pemblokiran jalan karena adanya beberapa orang yang diamankan terkait peristiwa kericuhan beberapa hari lalu," kata Ps Kabag Ops Sat Brimob Polda Sumut Kompol Heriyono.

Terkait pemblokiran tersebut, Heriyono mengatakan sebanyak seratus personel atau Satuan Setingkat Kompi (SSK) Brimob Batalyon C kembali diturunkan untuk mengantisipasi terjadinya kerusuhan kembali.

"Mengingat situasi belum kondusif dan massa melakukan penutupan jalan, kita mengirimkan satu SSK personel Brimob. Seluruh personel sudah berada di Polres Madina," ujarnya.

Sebelumnya, aksi demo berujung ricuh terjadi di Desa Mompang Julu, pada Senin (29/6) yang disebabkan adanya masyarakat yang tidak mendapatkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebesar Rp600 ribu yang berasal dari dana desa.

Dalam aksi tersebut, ratusan massa melakukan pembakaran terhadap satu unit sepeda motor, satu unit Mobil Suzuki Baleno dan satu unit mobil dinas Wakapolres Madina.

BACA JUGA: Polisi Pastikan Tindak Tegas Pelaku Perusakan saat Kerusuhan di Mandailing Natal

Akibat peristiwa tersebut, sebanyak enam personel kepolisian mengalami luka-luka. Pihak kepolisian juga berhasil mengamankan sejumlah orang diduga kuat pelaku pembakaran mobil pada aksi tersebut.(antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Budi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler