Warga Korban Bencana Senang dengan Pelayanan Penggantian Dokumen Kependudukan

Rabu, 24 Februari 2021 – 16:06 WIB
Tim Kependudukan dan Catatan Sipil membagikan secara gratis dokumen kependudukan warga terdampak banjir di Kabupaten Nganjuk. Foto: Ist for JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Langkah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melakukan penggantian dokumen kependudukan bagi korban bencana alam, disambut antusias warga.

Bahkan, warga korban banjir dan tanah longsor di Jawa Tengah dan Jawa Timur mengaku senang. Pasalnya, penggantian dokumen dilakukan dengan pelayanan jemput bola.

BACA JUGA: Ibu Ayu tak Pulang-Pulang, Ditunggu Suami dan Anak di Rumah

Dengan pelayanan jemput bola, maka data kependudukan warga yang rusak dan hilang dapat segera diganti dengan yang baru. Baik itu kartu keluarga, KTP elektronik maupun berbagai akta lainnya.

Kebahagiaan antara lain dikemukakan warga Desa Karangjompo, Kabupaten Pekalongan, Provinsi Jateng, Winarsih.

BACA JUGA: Langkah Responsif Kemendagri Meringankan Beban Korban Bencana Diapresiasi IBSW

Ia menyebut petugas memberikan pelayanan yang cepat saat mengganti dokumen kartu keluarganya yang rusak.

“Petugasnya gesit dan cepat. Pelayanannya juga bagus dan gratis,” ujar Winarsih, Selasa (23/2) kemarin.

BACA JUGA: Tito Karnavian Perintahkan Dukcapil Layani Korban Banjir Bikin Dokumen Kependudukan

Warga lainnya bernama Mia menyatakan hal senada. Ia menyebut sangat terbantu dengan pelayanan yang dilakukan pemerintah.

Mia mengucapkan terima kasih, karena mendapatkan kembali KK baru, yang sebelumnya hilang karena banjir.

“Alhamdulillah, saya berterima kasih sekali dengan Dinas Dukcapil (Kependudukan dan Pencatatan Sipil) yang sudah membuka pelayanan ini,” ucapnya.

Sementara itu, di Nganjuk, Jawa Timur, Kepala Dusun Selopuro Semi mengucapkan terima kasih atas perhatian pemerintah melalui Dinas Dukcapil setempat.

“Saya berterima kasih atas aksi cepat tanggap Dinas Dukcapil Kabupaten Nganjuk, juga tim dari Direktorat Jenderal Dukcapil Kemendagri yang sudah jauh-jauh datang ke sini membantu kami warga korban longsor,” ucapnya.

Tim Tanggap-Darurat kolaborasi Direktorat Jenderal Dukcapil Kemendagri dan dinas dukcapil setempat turun ke lapangan sejak Jumat (16/2), sesaat setelah terjadi longsor di beberapa titik di Jateng dan Jatim.

Menurut Dirjen Dukcapil Kemendagri Zudan Arief Fakrulloh, tim telah berhasil mengganti 23.064 dokumen kependudukan milik warga yang hilang atau rusak akibar banjir dan longsor.

“Jumlah tersebut terdiri dari 18.730 KK, 3.497 KTP elektronik dan 1.197 akta kematian. Kami juga mencetak 150 lembar akta kematian korban,” pungkas Zudan.(gir/jpnn)

Video Terpopuler Hari ini:

BACA ARTIKEL LAINNYA... Honda City Hatchback Segera Menyapa Indonesia, Nostalgia..


Redaktur & Reporter : Ken Girsang

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler