Warga Lebak Banten Merasakan Banjir Kali Ini yang Terparah

Rabu, 11 Agustus 2021 – 12:42 WIB
Warga Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, mulai bebersih setelah banjir surut. Foto: Antara

jpnn.com, LEBAK - Mimin (45) akhirnya bisa kembali ke rumah. Banjir yang sempat menggenangi rumahnya di Sentral, Kelurahan Rangkasbitung Barat, Lebak, Banten, mulai surut.

Dia mulai membersihkan rumah dari genangan air yang bercampur lumpur dengan sampah.

BACA JUGA: Bagi yang Punya Anak Kecil, Peristiwa Ini Bisa jadi Pelajaran, Ya Tuhan

"Kami hari ini kembali ke rumah untuk bersih-bersih setelah air banjir surut," kata Mimin, Rabu.

Dia kembali ke rumah setelah tinggal di pengungsian karena dilanda banjir hingga ketinggian 80 sentimeter.

BACA JUGA: Misteri Mayat Wanita Terbungkus Karung dan Kardus, Berikut Faktanya, Nomor 4 Bikin Merinding

Banjir yang melanda enam kecamatan di Kabupaten Lebak, Banten, membuat warga pertama kalinya harus mengungsi.

Padahal, kata dia, banjir sebelumnya begitu cepat air surut.

"Kami merasa senang bisa kembali menempati rumah setelah banjir surut dan mulai membersihkan beberapa perabotan rumah tangga, seperti meja dan kursi," katanya.

Ketua Rukun Tetangga 02/11 Kampung Sentral, Rangkasbitung Barat, Ata mengatakan saat ini warganya yang terdapat banjir sekitar 45 kepala keluarga sudah kembali ke rumah masing-masing setelah banjir surut.

Banjir kali ini, kata dia, terparah karena warga harus tinggal di pengungsian.

Kemungkinan besar banjir itu akibat drainase kecil juga banyak sampah, sehingga arus air tidak berjalan.

"Kami berharap pemerintah daerah dapat membangun drainase yang besar sehingga debit air mengalir," katanya.

Nana (55) warga Pasir Kongsen mengatakan dirinya kini kembali ke rumah setelah banjir surut sambil membersihkan perabotan rumah tangga yang terkena lumpur.

"Kami berharap tidak terjadi banjir susulan, meskipun curah hujan masih berpeluang sore hingga malam dengan intensitas deras dan sedang," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak Febby Rizky Pratama mengatakan jumlah rumah warga yang terendam banjir di enam kecamatan tercatat 1.239 unit dan mereka tersebar di Rangkasbitung, Lebak Gedong, Kalanganyar, Cibadak, Warunggunung dan Cikulur.

Masyarakat diimbau tetap waspada banjir susulan karena potensi hujan masih tinggi.

"Beruntung, bencana alam itu tidak ada korban jiwa," katanya. (antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler