jpnn.com, JAKARTA - Penyekatan jalan yang dilakukan selama masa Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, membuat warga yang ingin melintas terpaksa mencari jalur alternatif.
Dari pantauan JPNN.com di pos penyekatan PPKM Darurat di Jalan Raya Kalimalang, Jakarta Timur, sebagian pengendara yang ingin masuk ke Jakarta diarahkan oleh petugas.
BACA JUGA: 8 Orang Sedang Bersama Terapis Pijat saat PPKM Darurat, Ya Ampun
"Saya mau kerja, Pak," kata pengendara kepada petugas, Selasa (6/7)
Mendengar hal itu, petugas pos penyekatan lalu mengarahkan pengendara tersebut ke jalan alternatif perbatasan Jakarta-Bekasi.
BACA JUGA: Anies Baswedan Meradang, Lihat, Siapa Perempuan Itu?
"Pokoknya ada gang di sebelah situ, kamu masuk kemudian lurus terus," kata petugas pos penyekatan.
Sebelumnya, seorang pengendara ojek online juga diarahkan oleh petugas pos penyekatan dari unsur Satpol PP.
BACA JUGA: Pedagang Sayur Bercerita tentang Putranya yang Sudah Sarjana Kerja di Astra, Gaji Pertama...
"Saya mau menjemput penumpang, Pak," kata pengendara ojek online kepada petugas Satpol PP.
Petugas Satpol PP tersebut langsung mengarahkan pengendara ojek online untuk melewati kawasan Banjir Kanal Timur (BKT), Duren Sawit, Jakarta Timur.
"Lewat BKT saja, Pak. Di jalan Haji Naman, nanti ke Bintara tembusnya BKT," kata petugas Satpol PP itu.
Sebelumnya, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran mengajak warga untuk menjaga 'jalan tikus' yang melewati permukiman warga agar virus COVID-19 tidak menyebar dan menyebabkan klaster baru.
"Jalan utama kami jaga, jalan tikus enggak. Mohon dengan RT, RW jaga kampungnya, jangan kasih mereka lolos. Jangan kasih pula warganya keluar tanpa ada keperluan," kata Fadil di Pos penyekatan PPKM Darurat Lenteng Agung, Jakarta Selatan. (mcr8/jpnn)
Redaktur & Reporter : Kenny Kurnia Putra