Warga Padang Lawas Diteror Harimau Sumatera

Selasa, 14 Desember 2021 – 23:37 WIB
Harimau Sumatera. Foto: Antara

jpnn.com, PALAS - Warga Kecamatan Sosopan, Kabupaten Padang Lawas (Palas), tepatnya di sekitar lokasi perkebunan masyarakat Desa Siundol Julu diteror Harimau Sumatera.

Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumatera Utara bersama petugas TNI - Polri dan masyarakat langsung turun memasang kandang jebakan.

BACA JUGA: Tim Intelijen Kejari Pasbar Bergerak, Buronan Ini Akhirnya Ditangkap di Air Bangis

Kepala Seksi Konservasi Wilayah VI, BBKSDA Sumut Darmawan S.hut. M.Sc mengatakan pemasangan kandang jebak tersebut merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat petani atas nama Gongma Tua Hasibuan warga desa setempat (Siundol Julu).

Mereka mengaku bahwa induk dan anak anjing mereka mati diduga dimangsa harimau di areal perkebunan wilayah desa setempat, Minggu (12/12) malam.

BACA JUGA: 25 Pasangan Bukan Suami Istri Lagi Asyik Berduaan di Kamar, Tiba-Tiba Digedor Polisi

"Saat pengecekan informasi itu, tim kami bersama petugas gabungan menemukan bekas injakan kaki HS liar, di lokasi anjing petani yang diduga diserang atau dimangsa HS liar tersebut,” terang Darmawan melalui pesan WatsApp, Senin (13/12) malam.

Darmawan berharap pemasangan kandang jebakan ketiga di wilayah Kecamatan Sosopan, ini dapat membuahkan hasil.

BACA JUGA: Berkonflik dengan Manusia, Harimau Sumatera Kondisinya Membaik

Untuk mengantisipasi terjadinya konflik antara warga dengan harimau, Darmawan mengimbau warga Kecamatan Ulu Barumun dan Kecamatan Sosopan.

Khususnya masyarakat Desa Siraisan, Desa Pagaranbira Jae, Desa Pagaranbira Julu, Desa Hutabargot, Desa Hutabaru Siundol dan Desa Siundol Julu, supaya tetap waspada dan mengurangi aktivitas di lokasi lahan perkebunan masing-masing ke depan.

BACA JUGA: Marbut Masjid Curiga Air di Kamar Mandi Jalan Terus, Lalu Diintip, Astaga, Ternyata

“Bagi yang melihat harimau tersebut supaya segera menginformasikan, agar segera diambil langkah antisipasi,” imbaunya.(antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Budi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler