Warga Terseret Arus Sungai Belum Juga Ditemukan

Selasa, 22 November 2016 – 06:34 WIB
Ilustrasi. Foto: dokumen JPNN

jpnn.com - TAPAKTUAN – Seorang pria bernama Syafii, 51 tahun, korban tenggelam di sungai Pinto Rimba, belum juga ditemukan hingga hari ini.

Warga Gampong Jambo Dalem, Kecamatan Trumon Timur, Aceh Selatan ini diduga terpeleset saat menyusuri tebing sungai, Minggu (20/11) sore. 

BACA JUGA: Tegang! Guru-guru Diusir, Ruangan Dikunci, Lalu Pergi

Camat Trumon Timur, Teuku Masrizar membenarkan kabar salah seorang warganya hilang terseret arus. 

“Hingga saat ini belum diketahui nasib korban, upaya pencarian masih terus dilakukan,” katanya seperti diberitakan Rakyat Aceh (Jawa Pos Group) hari ini.

BACA JUGA: Dari Tangan Pelajar 15 Tahun Itu Ditemukan 12 Linting Ganja dan...

Menurut Masrizar, dugaan sementara Syafii terseret arus sungai di kawasan gampong Pinto Rimba, dalam perjalanan pulang dari membabat rumput di kebun sembari membawa pulang sayuran.

Sejak diketahui hilang terbawa arus, sambung camat, belum diketahui secara pasti bagaimana nasib korban. 

BACA JUGA: Tak Kuat Lagi Menjanda, Wanita Berprofesi Dokter Kebelet Dinikahi Duda

Tim pencari yang terdiri dari Basarnas Meulaboh, SAR Pos Tapaktuan, BPBD, TNI/Polri dan dibantu masyarakat setempat, terus menyisir aliran sungai di kawasan yang diduga korban hanyut.

Kapolsek Trumon Timur, Ipda Zulfitriadi yang dikonfirmasi menyebutkan, diperkirakan korban terseret arus akibat terpeleset di tebing sungai. 

“Menurut informasi, korban pulang dari kebun berjalan kaki menyusuri pinggiran sungai,” kata Kapolsek. (dir/ray/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Naikkan Tunjangan PNS untuk Tekan Praktik Pungli


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler